BERITABUANA.CO, JAKARTA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor melakukan sosialisasi program ‘Jaksa Sahabat Guru’ bersama Dinas Pendidikan (Diknas) dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di lingkungan Kota Bogor. Program tersebut diharapkan dapat mencegah perbuatan tindak pidana korupsi, khususnya terkait pelaksanaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) di sejumlah sekolah se-kota Bogor.

“Program jaksa sahabat guru ini bertujuan untuk melakukan pencegahan terkait dengan tindak pidana korupsi, khususnya para kepala sekolah di Kota Bogor ini dalam melakukan penyerapan dana BOS (bantuan operasional sekolah) ataupun dana DAK (dana alokasi khusus),” kata Kepala Kejari Kota Bogor, Yudi Indra Gunawan, ketika dihubungi wartawan, Rabu (06/03/2019).

Menurutnya, di lingkungan Kota Bogor memang tidak ada tenaga pendidik yang terlibat kasus tindak pidana korupsi.  Namun, dengan program ‘Jaksa Sahabat Guru’ ini merupakan upaya preventif terjadinya perbuatan tindak pidana korupsi, serta menambah pengetahuan atas penegakkan hukum bagi para guru.

“Prinsipnya adalah pencegahan. Kita buat tidak ada satu penindakan terhadap para guru atau Kepala Sekolah terkait dana BOS dan dana DAK,” kata Yudi menegaskan.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Fahrudin menyambut baik munculnya program ‘Jaksa Sahabat Guru’, sehingga ada tambahan kekuatan, ilmu dan pengetahuan terutama bagi para Kepala Sekolah.

“Kepala sekolah lebih tegak kembali, lebih percaya diri dan yakin tentang bagaimana cara mengelola sekolah, baik keuangan maupun hal- hal yang yang terkait dengan konsekuensi tugasnya,” katanya. Oisa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here