Kejaksaan Tangkap Buronan Terpidana Pembobol BPD Bengkulu

by -

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Aparat Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu bersama Kejaksaan Negeri Rejang Lebong kembali menangkap buronan pembobol Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bengkulu Cabang Curup yaitu Supratman Urip pada Senin (4/3/2019) kemaren.

Supratman yang sudah berstatus terpidana dua tahun penjara ditangkap saat sedang berada di salah satu rumah makan di jalan Hazairin, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu.

Menurut Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Mukri, bahwa terpidana Supratman adalah salah satu dari tiga terpidana kasus korupsi pengajuan Kredit BPD Cabang Curup tahun 1995-1996 dengan kerugian negara Rp1 miliar lebih.

Perbuatan tersebut, katanya dilakukan bersama-sama terpidana Drs M Taufik yang lebih dulu ditangkap Tim Intelijen Kejaksaan Agung pada 26 Februari 2019 di Jakarta Pusat.

“Kini terpidana Taufik menjadi penghuni LP Mentiring untuk menjalani hukumannya,” kata Mukri kepada wartawan, Selasa (05/03/2019), di Jakarta.

Ditambahkan, berdasarkan Putusan Pengadilan Tinggi Bengkulu Nomor: 25/PID/2003/PT.BKL tanggal 10 Mei 2003, Supratman selain dihukum dua tahun penjara juga dikenakan denda Rp 5 juta subsider lima bulan kurungan. Selain itu harus membayar uang pengganti sebesar Rp500 juta.

Mantan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi DIY ini juga menyebutkan, dengan ditangkapnya Supratman maka jumlah buronan yang ditangkap melalui program tangkap buronan atau tabur 31.1 sejak Januari 2019 hingga kini sudah sebanyak 28 buronan dari berbagai kasus. Oisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *