BERITABUANA.CO, JAKARTA–BPJS Ketenagakerjaan (BPJS TK) sebagai penyelenggara jaminan sosial dalam upaya melakukan perlindungan yang lebih baik kepada pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia melakukan penandatanganan Memorandum of Collaboration (MoC) dengan Penyelenggara Jaminan Sosial di Malaysia, Pertubuhan Keselamatan Sosial (PERKESO) atau SOCSO.

“Penandatanganan MoC ini adalah babak baru perlindungan PMI di Malaysia, dukungan SOCSO akan dapat meningkatkan manfaat dan coverage PMI di Malaysia,” kata Direktur Utama BPJS TK Agus Susanto dalam pernyataannya di Jakarta, Selasa (5/3/2019).

Cakupan MoC dengan SOCSO ini, menurutnya, meliputi sharing data kepesertaan, sosialiasi dan edukasi bersama, pemberian pelayanan lintas negara dan penegakan law enforcement. Sebagai langkah awal dalam implementasi MoC ini, akan dilaksanakan sharing data PMI yang mendaftar di Indonesia untuk selanjutkan disampaikan pada SOCSO.

“Begitu juga sebaliknya PMI yang sudah menetap di Malaysia dan mendaftar di SOCSO akan diberikan laporan data kepesertaannya pada BPJS Ketenagakerjaan,” tutur Agus.

Pada kesempatan ini, Ketua Eksekutif/Ketua Pengarah PERKESO, Dato’ Mohammed Azman mengatakan, Indonesia merupakan negara pertama yang melakukan kerjasama ini dengan SOCSO. “Selanjutnya, akan disusul penyelenggara jaminan sosial dari negara lain yang mengirimkan tenaga kerjanya ke Malaysia seperti India, Nepal, dan Bangladesh,” ujarnya.

Dato’ Azman menegaskan, dengan adanya regulasi baru ini, sejak Januari 2019 seluruh pekerja migran memiliki hak yang sama dan mendapat perlakuan yang sama dalam hal perlindungan jaminan sosial. Hal ini persis dengan yang selama ini didapatkan oleh warga lokal Malaysia, tanpa diskriminasi.

Agus menambahkan, setelah kerjasama operasional dengan NSP Korea Selatan, kini dengan SOCSO Malaysia. “BPJS Ketenagakerjaan akan terus secara agresif mengembangkan kerjasama operasional dengan penyelenggara jaminan sosial di negara-negara lain, bahkan ke depan sampai ke tingkat Social Security Agreement agar masa depan dan kesejahteraan PMI dapat menjadi lebih baik,” tutup Agus. (Ful)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here