BERITABUANA.CO, ALJIER – Di sejumlah kota di Aljazair, puluhan ribu pengunjuk rasa berpawai menuntut Presiden Abdelaziz Bouteflika mundur. Para saksi mata dan warga mengatakan demonstrasi berlangsung pada hari Bouteflika akan mendeklarasikan usahanya memperpanjang masa jabatan dalam pemilihan April tahun ini.

Seperti keadaan pada Jumat (1/3/2019), jumlah pengunjuk rasa pada akhir pekan lalu, dengan cepat memenuhi pusat Aljier, ibu kota Aljazair. Demonstrasi itu salah satu unjuk rasa terbesar – yang jarang terjadi di negara itu – sejak pergolakan Musim Semi Arab tahun 2011.

Selama bertahun-tahun di tengah kondisi kesehatan tak stabil, Bouteflika (82 tahun), akan menyerahkan dokumen pencalonan resminya di Dewan Konstitusi di Aljier. Itu tenggat bagi para calon untuk menyerahkan dokumen. Dia tak harus melakukannya sendiri.

Bouteflika, yang jarang terlihat di depan umum sejak dia menderita stroke tahun 2013, pada akhir pekan masih berada di Swiss untuk pengecekan medis yang tak diketahui rinciannya. Para penentang Bouteflika mengatakan dia tak lagi layak memimpin.

Mereka melihat kesehatannya yang buruk dan apa yang mereka katakan korupsi kronis dan ketiadaan pembaruan ekonomi untuk mengatasi pengangguran tinggi, yang melampauI 25 persen di antara orang-orang yang berusia 30 tahun. (Daf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here