BERITABUANA.CO, JAKARTA – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo memang dikenal sebagai politikus yang gemar dengan pantun. Dibeberapa kesempatan acara resmi ke dewanan, Bamsoet suka menyelipkan potongan pantun ditengah kata sambutan.

Begitu juga ketika menyampaikan pidato pada rapat paripurna DPR RI Pembukaan Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2018-2019 di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin(4/3/2019), Bamsoet melantunkan beberapa bait pantun yang menurut dia untuk mencairkan suasana.

“Dari Jakarta ke Surabaya, Lewat jalan tol nikmat terasa; Selamat datang wahai para anggota, Mari tunaikan tugas demi negara; Kapal berlayar menuju dermaga, Membawa muatan dari mancanegara; Walau pemilu sudah di depan mata, Kinerja DPR harus tetap kita jaga”.

Kontan saja pantun yang disampaikan Bambang ini membuat sebanyak 286 anggota DPR yang hadir tertawa dan bertepuk tangan.

Bamsoet memang selalu menyemangati anggota DPR untuk selalu terus melaksanakan kerja meski diantara mereka melakukan kampanye pemilu 2019. Seperti diketahui, mayoritas 560 anggota DPR periode 2014-2019 kembali maju sebagai caleg (petahana) untuk pemilu 2019. Akibatnya, mereka itu akhir-akhir ini lebih banyak di daerah pemilihan berkampanye dari pada di gedung DPR menjalankan tugas.

Masa Ppersidangan IV Tahun Sidang 2018-2019 ini pun akan berlangsung dalam waktu yang singkat. Karena bangsa Indonesia akan memasuki hari pemungutan suara Pileg dan Pilpres pada tanggal 17 April 2019.

Dalam kaitan ini, Ketua DPR menyatakan, sebagai wakil rakyat, semua anggota DPR harus bekerja secara profesional dengan penuh dedikasi kepada bangsa dan negara. Pimpinan dan semua anggota DPR tetap akan bekerja sepenuh-penuhnya untuk menjalankan tugas-tugas konstitusional, serta membela dan memperjuangkan aspirasi rakyat melalui pelaksanaan fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan.

“Kita akan terus berikhtiar untuk menjaga reputasi Dewan dengan kinerja yang stabil sampai akhir maaa jabatan nanti. Rakyat Indonesia akan bangga jika DPR periode 2014-2019 memberi kan legacy yang patut dicatat oleh sejarah dengan membuat UU yang berkualitas serta mempunyai visi jauh ke depan. Yaitu, UU yang siap mengantarkan Indonesia menjadi bangsa yang maju, mandiri, adil dan sejahtera pada usia 100 tahun kemerdekaan bangsa kita,” papar Bamsoet. (Ndus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here