Jokdri Tiga Kali Diperiksa Tak Ditahan, Argo: Ancamannya Hukumannya Cuma Dua Tahun 

by -

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Tersangka kasus perusakan barang bukti terkait pengaturan skor, Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono (Jokdri) belum juga ditahan, setelah rampung menjalani pemeriksaan ketiga kalinya, Rabu (27/2/2019)

Berbeda dengan dua pemeriksaan terdahulu, dalam pemeriksaan kali ini dia tidak sampai diperiksa hingga belasan jam lamanya. Hanya empat jam pria yang akrab disapa Jokdri itu menjalani pemeriksaan.

Usut punya usut, ternyata Jokdri minta pemeriksaan hari ini dilanjut lagi pekan depan. Penyidik pun menyetujuinya.

“Alhamdulillah disetujui oleh penyidik dan saya diinjinkan untuk meninggalkan (pemeriksaan hari ini),” kata dia di Mapolda Metro Jaya, Rabu (27/2/2019).

Ia menjelaskan alasannya minta pemeriksaan hari ini disudahi lebih awal, lantaran pihaknya tengah melakukan persiapan jelang Piala Presiden.

“Ada hubungan dengan beberapa agenda yang sedang kita persiapkan, khususnya jelang kick of Piala Presiden,” ujarnya.

Selain itu, Jokdri mengaku hanya mengkonfirmasi ulang berita acara pemeriksaan dia sebelumnya yang jatuh pada 21 Februari 2019 lalu. Selebihnya, Jokdri mengaku tak ada hal lain yang dibicarakan dengan penyidik hari ini.

Meski begitu, dia tak merinci apa yang dikonfirmasi ulang dalam BAP pemeriksaan sebelumnya. Polisi sendiri nampak belum melakukan penahanan pada Jokdri meski dia sudah lebih dari satu kali diperiksa sebagai tersangka.

“Memang hanya konfirmasi ulang berita acara dari Kamis tanggal 21 minggu lalu,” katanya lagi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya mengatakan JD tidak ditahan karena ancamannya hanya dua tahun.

“JD tidak ditahan ya, karena ancaman hukumannya hanya dua tahun,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Rabu ( 27/2/2019).

Jokdri ditetapkan sebagai tersangka karena merusak barang bukti terkait pengaturan skor. Dia ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis 14 Februari 2019 lalu.(CS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *