BERITABUANA.CO, JAKARTA – Tim jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Agung (Kejagung) saat ini tengah intensif meneliti lima berkas perkara kasus pengaturan skor sepakbola Liga Indonesia yang diterima dari tim penyidik Satgas Anti Mafia Bola Mabes Polri

“Kami sudah menerima 5 berkas perkara, sekarang sedang diteliti oleh jaksa-jaksa kita,” kata Jaksa Agung M Prasetyo di Gedung ACLC KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (20/2/2019).

Prasetyo mengatakan penyusunan dakwaan hingga penuntutan tidak akan dilakukan tergesa-gesa. Penuntutan nantinya akan didasarkan pada sejumlah fakta.

“Selama ini penuntutan hati-hati, kita nggak grasa-grusu. Kita selalu akan melihat fakta dan buktinya, sejauh mana derajat kesalahan masing-masing yang bersangkutan, itu yang jadi dasar,” pungkasnya.

Kelima berkas tersebut adalah berkas pertama atas nama tersangka P dan AYA (dalam satu berkas perkara) disangkakan melanggar Pasal 378 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) KUHPdan atau Pasal 372 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP dan atau Pasal 3 Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap dan Pasal 3, Pasal 4, Pasal 5 Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Berkas kedua atas nama tersangla JD disangkakan melanggar Pasal 378 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP dan atau Pasal 372 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP dan atau Pasal 3 Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap dan Pasal 5 Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Berkas ketiga atas nama tersangka NS disangkakan melanggar Pasal 3 Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap dan Pasal 5 Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Berkas keempat atas nama tersangka ML disangkakan melanggar Pasal 3 Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap dan Pasal 5 Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Berkas kelima atas nama tersangka TLE disangkakan melanggar Pasal 378 KUHP junctoPasal 55 ayat (1) KUHP dan atau Pasal 372 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP dan atau Pasal 3 Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap dan Pasal 5 Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. Oisa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here