BERITABUANA.CO, JAKARTA–Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri meminta pelaku usaha ritel dan dan usaha Kecil dan Menengah (UMKM) agar memanfaatkan platform media sosial secara optimal untuk berbisnis dan memperluas jejaring kerja.

“Jangan gunakan media sosial (medsos) untuk bergosip dan menyebarkan hoax. Lebih baik gunakan untuk kepentingan bisnis dan mengembangkan usaha ,” kata Hanif dalam pernyataannya di Jakarta, Jumat (15/2/2019). Ia sebelumnya telah menemui ratusan pengusaha Paguyuban Ritel Tradisional di Bekasi, Jawa Barat.

Kunci pertumbuhan ekonomi Indonesia, menurutnya, salah satunya melalui UMKM. Dengan UMKM yang kuat dan mandiri akan menimbulkan penguatan ekonomi nasional yang konsisten.

Untuk itu, pelaku ritel harus semangat dan percaya diri menghadapi tantangan- tantangan era industri 4.0 melalui berbagai inovasi dan kolaborasi dengan asosiasi sektoralnya masing-masing.

Dalam menghadapi berkembangnya platform belanja online, kata Hanif, dibutuhkan strategi khusus yang harus diterapkan. “Perlu adanya inovasi untuk dapat meningkatkan terobosan pasar, salah satunya melalui kolaborasi dengan kelompok lain dengan ide ataupun terobosan yang berbeda dan unik,” tuturnya.

Selain itu, para pelaku ritel perlu untuk memperluas pasar, mengupgrade kemampuan pemasaran agar bisa terus bisa bersaing di pasar. Pemanfaatan teknologi dengan seoptimal mungki sebagai strategi pemasaran melalui jaringan online, seperti media sosial, blog, website dan lain sebagainya.

“Di masa depan sosmed merupakan pasport bagi kehidupan kita. Penilaian dari orang akan melihat melalui medsos yg kita miliki,” tandas Hanif. (Ful)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here