Kapolres Lumajang Resmikan Garasi Ternak di Sumbersuko

BERITABUANA.CO, LUMAJANG- Cukup maraknya kejadian pencurian hewan ternak sapi di wilayah hukum Polres Lumajang, membuat AKBP DR Muhammada Arsal Sahban SH SIK MM MH memutar otak.

Terobosan demi terobosan pun terus dibuat oleh Pria yang baru menjabat sebagai orang nomer satu dikalangan Polres Lumajang tersebut selama 3 bulan, salahsatu diantaranya dengan pembangunan Gaster (Garasi ternak) dan penggunaan rantai sapi.

Seperti Senin (11/2) kemarin, Kapolres turun langsung dalam rangka peresmian Gaster di Dusun Karanganyar, Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang. Gaster yang diresmikan kali ini terisi 24 ekor sapi.

Kapolres Lumajang dalam sambutannya mengatakan agar warga bersama-sama menjaga gaster tersebut.

“Dengan adanya gaster ini, saya harap tak ada lagi kejadian hewan ternak milik warga yang hilang. Saya juga berharap, warga ikut sama sama menjaga eksistensi gaster ini dengan cara dirawat secara baik. Toh gaster ini juga ada untuk masyarakat,” katanya.

Bahkan dengan adanya Ganster, lanjut Kapolres pembeli dari luar wilayah akan datang langsung ke desa Purwosono untuk membeli sapi, karena bisa langsung bertransaksi dengan pemilik sapi.

“Hal ini positif bagi pemilik sapi karena tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk transportasi ke pasar hewan,” ujar Arsal.

Kedepan nya, Kapolres juga mengusulkan agar kotoran dari hewan ternak tersebut dapat diolah lagi untuk menjadi Biogas sebagai pengganti elpiji ataupun sebagai pupuk kandang.

“Ini masih tahap pertama. Nantinya, saya ingin kotoran dari sapi sapi ini dapat dijadikan Biogas sebagai pengganti elpiji, selain itu juga dapat sebagai pupuk bagi petani. Meskipun sekarang pun kotoran ternak tersebut juga dapat diolah menjadi pupuk secara tradisional, saya rasa dengan kemajuan zaman maka pengolahan kotoran tersebut dapat menggunakan teknologi yang lebih modern,” ucapnya.

Tidak lupa, Kapolres juga menyinggung masalah program penanganan kasus pencurian sapi selain dengan metode pembangunan gaster, yakni penggunaan rantai sapi.

“Selain metode gaster, warga juga bisa menggunakan rantai sapi. Di gaster ini, sapi sapi tersebut sudah menggunakan rantai yang saya maksud. Rantai sapi ini sangat kuat, sehingga saya yakin dapat menangkal para pencuri sapi,” jelasnya.

Polres Lumajang pun akan berkolaborasi dengan Pemda Kabupaten Lumajang dengan memetakan wilayah mana saja yang strategis untuk dibangun gaster gaster ini, sehingga permasalahan pencurian sapi di wilayah Lumajang dapat ditekan hingga hampir mencapai presentasi nol persen dalam kasus Pencurian hewan ternak. (Mar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *