“Safety Campaign” Pastikan 10 Bandara Selamat, Aman dan Nyaman

BERITABUANA.CO,SURABAYA – Sepuluh bandar udara di wilayah Indonesia hari ini, Minggu (9/2/2019) secara serentak dilakukan pengecekan terhadap keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan, baik itu rampcheck terhadap pesawat udara, maupun kenaikan harga tiket pesawat hingga kenaikan tarif bagasi berbayar yang masih membingungkan pengguna jasa penerbangan.

Beritabuana.co yang ikut dalam “Safety Campaign” keselamatan penerbangan yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan ke Bandara Juanda, Surabaya, salah satu dari 10 bandara yang dilakukan Safety Campaign tidak ditemukan kendala signifikan yang menghambat kelancaran terhadap keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan.

“Soal rampcheck sebenarnya sudah hal rutin dilakukan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, baik itu dalam masa angkutan natal dan tahun baru maupun jelang dan sesudah hari raya idul fitri. Tapi lebih khusus lagi bagaimana kenyamanan kepada masyarakat baik itu sebelum chek-in dan sesudah turun dari pesawat,” tutur Bagus Sunjoyo, Direktur Badan Layanan Umum Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan Ditjen Udara kepada beritabuana.co disela-sela Safety Campaign itu.

Menurutnya, kampanye keselamatan penerbangan tidak hanya dilakukan di dalam bandara saja, tapi juga dilakukan sosialisasi di luar bandara kepada masyarakat, seperti bahaya main layang-layang di seputar bandara dan menghidupkan lampu laser yang mengakibatkan terganggunya pandangan pilot saat menerbangkan pesawat. Disamping itu, juga sosialisasi di sekolah-sekolah, pesantren, dan saat acara car friday.

“Tanggung jawab keselamatan penerbangan tidak hanya oleh regulator saja, tapi tanggung jawab kita bersama baik itu operator penerbangan, Angkasa Pura sebagai pengelola bandara, UPT Kebandarudaraan Kemenhub, dan pabrikan pesawat,” ujar Bagus, yang sebelumnya Kepala Otban Bandara Soekarno-Hatta.

Dikatakan, Ditjen Perhubungan Udara sebagai regulator penerbangan sipil berupaya untuk terus melakukan pengawasan demi meningkatkan keselamatan penerbangan. “Secara umum apa yang sudah kita lakukan baik itu rampcheck terhadap pesawat, kelengkapan lisensi teknisi pesawat, awak kabin, hingga peralatan mobil bongkar muat barang bagasi maupun kesiapan Angkasa Pura pengelola bandara, semuanya sudah seuai dengan SOP yang ditetapkan,” papar Bagus.

Bagus kenambahkan, Ke-10 Otoritas Bandar Udara (OBU) yang dilakukan  Safety Campaign itu, selain Bandara Juanda OBU Wilayah III adalah OBU Wilayah I Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, OBU Wilayah II Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, OBU Wilayah IV Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, OBU Wilayah V Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, OBU Wilayah VI Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang, OBU Wilayah VII Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, OBU Wilayah VIII Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado, OBU Wilayah IX Bandara Rendani, Manokwari, dan OBU Wilayah X Bandara Mopah, Merauke.

“Semaksimal mungkin kami berusaha untuk menciptakan angkutan udara yang selamat, aman, lancar, dan nyaman sebagaimana harapan pengguna jasa penerbangan,” imbuh Bagus, seraya menyebutkan sesuai dengan tagline Ditjen Perhubungan Udara “Selamanya,…Selamat, Aman dan Nyaman Dalam Penerbangan”. (yus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *