Tahun 2021 Indonesia Targetkan Bebas ODOL

BERITABUANA.CO,JAKARTA – Kementerian Perhubungan cg Direktorat  Jenderal Perhubungan Darat menargetkan tahun 2021 Indonesia bebas dari permasalahan Overdimensi dan Overloading (ODOL).

“Kita punya target sampai tahun 2021, Kemenhub bersama Kepolisian akan menyelesaikan permasalahan overdimensi dan overloading di seluruh Indonesia,” kata Budi Setiyadi, Dirjen Perhubungan Darat, Jumat (8/2/2019) sore di Kemenhub.

Untuk itu, tuturnya, pihaknya butuh dukungan semua pihak, baik pengusaha, karoseri, operator angkutan, masyarakat, maupun stakeholder terkait. “Kita mengajak para pengusaha untuk berkomitmen dan mendeklarasikan zero overdimensi dan overloading,” ujar Budi, seraya menyebutkan sehari sebelumnya di Riau juga telah melakukan sosialisasi.

“Saya minta semua pihak khususnya para transporter, para operator angkutan barang untuk berkomitmen mewujudkan zero overdimensi dan overloading demi keselamatan,” ujar Budi.

Dikatakan, pemilik barang perlu memahami aturan muatan barang harus memenuhi daya angkut seperti yang tertera dalam buku uji kendaraan bermotor. “Pemilik barang perlu memahami aturan muatan barang harus memenuhi daya angkut seperti yang tertera dalam buku uji kendaraan bermotor,” tutur Budi.

Untuk itu, tambahnya, ia mengajak pihak transporter untuk tidak mengoperasikan kendaraan angkutan barang yang overdimensi. “Zero ODOL mampu menghemat anggaran negara untuk pembangunan infrastruktur yang baru daripada perbaikan jalan yang rusak,” papar Budi.

Dirjen Budi mengakui, perlunya upaya pengawasan kendaraan bermotor dari hulu. “Saat ini memang kami perketat pengawasan di industri karoseri,” jelasnya, seraya menyebutkan, fisik kendaraan akan dicek dan harus sesuai dengan SK Rancang Bangun, jika tidak sesuai, saya jamin SRUT tidak akan keluar. Jika SRUT tidak keluar, STNK juga tidak akan ada.

Selain itu, lanjut Dirjen Budi, pihaknya juga memperketat pengawasan pelaksanaan pengujian berkala kendaraan bermotor. “Tempat pengujian yang meloloskan kendaraan yang overdimensi, bahkan kendaraan yang tidak memiliki SRUT dan STNK, akan ditutup,” tegasnya. (yus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *