BERITABUANA.CO, JAKARTA – Tim Tangkap Buronan 31.1 yang terdiri intelijen gabungan dari Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sanggau, Kalimantan Barat, berhasil menangkap terpidana Hari Liewarnata, buronan terpidana kasus korupsi pengadaan alat kesehatan (Alkes) RSUD Sanggau tahun anggaran 2014 sebesar Rp 2,756 miliar.

“Terpidana Apin ditangkap Tim Tabur 31.1 Kejaksaan saat berada di Apartemen Central Park, Tower Adaline, Jakarta Barat, sekitar pukul 14.50 Wib pada Rabu (6/2),” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung), Dr.Mukri kepada wartawan di Jakarta, Rabu (6/2).

Penangkapan terpidana merujuk putusan Mahkamah Agung Nomor 1218K/Pid.Sus/ 2018 yang menghukumnya empat tahun penjara dan denda Rp200 juta subsidair enam bulan kurungan.

Selain itu, tuturnya, terpidana warga Jalan Palapa III C No.B-40 RT.05/RW.02, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan, itu diperintahkan MA membayar uang pengganti sebesar Rp2,756 miliar.

Dikatakan Mukri, terpidana langsung dibawa ke Pontianak untuk dieksekusi ke lembaga pemasyarakatan untuk menjalani hukuman.

Dengan ditangkapnya terpidana Hari Liewarnata yang merupakan wiraswasta maka hingga awal Februari 2019 sudah sembilan buronan berhasil ditangkap.

Sedang tahun 2018 sebanyak 207 buronan berbagai kasus kejahatan sudah berhasil ditangkap Tim Tabur 31.1 yang merupakan program Jaksa Agung HM Prasetyo. Oisa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here