BERITABUANA.CO, JAKARTA – Tim gabungan dari Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali berhasil membekuk buronan koruptor asal Lampung, Sugiarto Wiharjo alias Alay Lampung, di Kawasan Wisata Tanjung Benoa Nusa Dua Badung, Bali.

“Tim gabungan dari Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejagung, Bidang Intelijen Kejagung dan tim intelijen Kejati Bali berhasil menangkap Sugiaro Wijaya alias Alay, buronan terpidana kasus korupsi BPR Tripanca Group di Lampung senilai Rp 108 miliar,” kata  Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Adi Toegarisman kepada wartawan di Gedung Bundar, kejagung, Rabu (6/2) petang.

Menurutnya, terpidana Sugiarto Wijaya alias Alay terjerat kasus pembobolan bank saat menjabat Komisaris Utama BPR Tripanca Setyadana di Lampung. Kasus ini melibatkan terpidana mantan Bupati Lampung Timur Satono yang sampai saat ini masih buron.

Ditambahkan Adi Toegarisman, terpidana Alay selaku Komisaris Utama PT BPR Tripanca Setiadana bersama-sama terpidana mantan Bupati Lampung Timur Satono terbukti melakukan tindak pidana korupsi dengan cara memindahkan uang kas daerah Pemerintah Kabupaten Lampung Timur ke BPR Tripanca Setiadana sebesar Rp 108 miliar.

Alay dan Satono buron sejak tahun 2014 usai Kejati Lampung menerima putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia. “Saya ingatkan untuk semua buronan, tidak ada tempat sunyi yang aman bagi mereka. Karena kami pasti akan memburu para buronan ini,” tandas Adi.

Sementara itu Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Mukri, menambahkan, Sugiarto Wiharjo alias Alay Lampung merupakan buronan yang ke 10 di tahun 2019 dari program Tangkap Buronan 31.1 (Tabur 31.1) yang dicanangkan Jaksa Agung HM Prasetyo.

“Berdasarkan Putusan MA RI 510/K/PID.SUS/2014 tanggal 21 Mei 2014, Sugiarto Wiharjo alias Alay telah dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman pidana penjara selama 18 tahun dan denda sebesar Rp. 500 juta subsidair 6 (enam) bulan kurungan serta berkewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp 106.861.624.800,” kata Mukri menambahkan.

Alay dikenal sebagai tokoh besar di Lampung pada masa kejayaannya dengan pengaruh kekuasaan dan kekayaannya, Sugiarto Wiharjo sering dianggap bukan orang sembarangan karena memiliki kedekatan dengan banyak pejabat tinggi.

Terpidana korupsi APBD Lampung Timur datang ke Bali ditemani anaknya melalui jalan darat dari Jawa Timur dengan tujuan Bali dan Lombok. Namun sesampainya di Bali terpidana diamankan oleh tim Kejati Bali. Oisa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here