BERITABUANA, JAKARTA – Hanya satu orang penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi yang mengalami luka-luka akibat dianiaya, memang ada dua penyelidik saat kejadian.demikian diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Makapolda Metro Jaya, Senin (4/1/19).

Menurut Argo, dua orang pihak KPK itu diduga melakukan foto-foto tanpa izin di sana. Pengambilan foto dilakukan dua kali. Pertama saat Tim Angggaran Eksekutif dan Legislatif DPR Papua menggelar pertemuan resmi dengan Gubernur Papua, Lukas Enembe dan Direktur Anggaran Ditjen Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri terkait pembahasan hasil evaluasi APBD Papua tahun 2019.

Kedua, saat para peserta rapat tengah mencicipi hidangan usai rapat. Saat itulah dugaan penganiayaan tersebut terjadi.

“Misalnya seseorang di mall, difoto sama orang tidak dikenal, harus izin tidak kalau mau motret orang lain?acara terbuka tapi lingkungan dari Pemprov sana (Papua),” kata Argo.

Argo menambahkan, hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan. Sebagai bukti adanya penganiayaan, korban telah melakukan visum.

“Tentunya penyidik akan melidik dulu. Penyidik sudah ke TKP. (Tempat Kejadian Perkara). Kita juga sudah mintakan visum disana nanti langkah selanjutnya tunggu saja,” jelasnya.

Sebelumnya, dua pegawai KPK yang sedang menjalankan tugas menjadi korban penganiayaan. Itu terjadi pada Sabtu tengah malam, 2 Februari 2019 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.

Juru bicara KPK Febri Diansyah menuturkan, peristiwa penganiayaan ini terjadi di Hotel Borobudur Jakarta, Minggu (3/2/19) dini hari. Saat itu, dua petugas KPK sedang memeriksa laporan masyarakat mengenai adanya indikasi korupsi. Meski telah menunjukkan identitas KPK, kedua pegawai lembaga antikorupsi tetap dipukuli.

“Dua Pegawai KPK yang bertugas tersebut mendapat tindakan yang tidak pantas dan dianiaya hingga menyebabkan kerusakan pada bagian tubuh. Meskipun telah diperlihatkan identitas KPK, pemukulan tetap dilakukan terhadap pegawai KPK,” jelas Febri.(CS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here