BERITABUANA.CO, LUMAJANG- Patroli skala besar dilakukan oleh Polres Lumajang pada Jumat (1/2) hingga Sabtu (2/2) dini hari. Patroli ini dipimpin langsung Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban dan diikuti Bupati Lumajang H Toriqul Haq serta Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf Ahmad Fauzi.

Dalam operasi gabungan ini sendiri, seluruh personil sebanyak 40 orang ini menggunakan motor trail serta ditutup dengan kendaraan ranger milik Satuan Lantas Polres Lumajang. Rute yang diambil konvoi tersebut juga dipilih wilayah yang rawan serta pinggiran Lumajang.

Hal ini dimaksudkan agar patroli ini dapat membuat warga merasa aman dengan kehadiran patroli besar besaran tersebut.

Diawali sekitar pukul 23.00 WIB, rombongan berangkat dari Halaman Kodim Lumajang. Dipimpin tiga orang pucuk pimpinan Forkopimda tersebut, konvoi ini mengarah ke Kecamatan Tekung, tepatnya Desa Klampok Arum.

Selanjutnya rombongan mengarah ke Kecamatan Kunir. Rute yang dilalui adalah wilayah-wilayah yang ditengarai zona merah begal karena minimnya lampu penerangan yang ada di pinggir jalan.

Rombongan ini pun terus melanjutkan perjalanan hingga ke Desa Pandanwangi di Kecamatan Tempeh. Di daerah ini, rombongan sempat berhenti beberapa kali untuk menyapa warga yang sedang menjaga kebun nya dari serangan hewan liar.

Kapolres pun sedikit memberikan penyuluhan agar lebih berhati-hati dalam melaksanakan kegiatan di malam hari. Di wilayah ini pula rombongan harus melewati jalan yang hanya mampu dilewati satu sepeda motor saja, sehingga kendaraan roda empat yang dibelakang harus putar balik mencari jalan yang lebih besar.

Akhirnya, konvoi ini sampai di wilayah Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian. Dalam pemantauan petugas, rumah yang cukup berjauhan ditengarai sebagai target yang empuk bagi kawanan rampok, sehingga wilayah tersebut benar-benar diperlukan adanya keberadaan satgas keamanan desa.

Rombongan selanjutnya berhenti di Desa Condro, Kecamatan Pasirian. Di tempat ini, Rombongan berhenti sejenak untuk melihat serta memberikan arahan kepada satgas keamanan desa Condro yang baru dibentuk oleh desa tersebut dengan jumlah 30 anggota satgas Keamanan Desa, dilengkapi dengan seragam rompi dan Handie Talkie untuk komunikasi antar satgas.

Setelah beberapa saat baik Kapolres, Bupati maupun Dandim 0821 Lumajang memberikan arahan serta sedikit berbagi pendapat akan pembentukan satgas ini, rombonganpun melanjutkan perjalanan ke jalan raya Pasirian. Kegiatanpun dinyatakan selesai sekitar pukul 03.00 WIB dalam keadaan tanpa adanya hambatan selama kegiatan tersebut.

Di sela-sela kegiatan tersebut, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban mengatakan akan menjadwalkan kegiatan pendekatan terhadap masyarakat seperti ini.

“Kegiatan ini akan dilaksanakan secara periodik bersama semua unsur Forkopimda. Kegiatan ini sendiri merupakan bentuk kepedulian Forkopimda, dengan melihat situasi keamanan secara langsung sampai pelosok-pelosok desa serta memberikan motivasi dan semangat kepada anggota satgas keamanan desa yg sudah terbentuk,” ucap Arsal

Bupati lumajang H Toriqul Haq menuturkan kegiatan patroli ini tujuannya bukan menangkap pelaku kejahatan, tapi untuk memberikan rasa aman bagi warga masyarakat dengan memberikan pesan kalau semua unsur forkopimda selalu siap bersama-sama unsur keamana. “Jadi, untuk menjaga keamanan kota Lumajang,” ujar Cak Toriq.

Dandim 0821 Letkol Inf Ahmad Fauzi menambahkan bahwa dirinya dan jajaran siap membantu Polres mengamankan kota lumajang ini.

“Bertempur dengan para penjahatpun kami siap. Tidak boleh ada tempat bagi pelaku kejahatan di Lumajang,” ujar Letkol Ahmad Fauzi. (Mar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here