BERITABUANA, MOSKOW – Nicolas Maduro, Presiden Venezuela, mengatakan siap duduk bersama dan menggelar pembicaraan dengan oposisi negara tersebut. Maduro juga tidak menutup kemungkinan adanya mediasi negara ketiga.

Kantor Berita Rusia, RIA, merilis sejumlah komentarnya saat perjuangan untuk mengendalikan Venezuela semakin intensif. Dengan persiapan penyelidikan yang dilakukan oleh pemerintah.

Penyelidikan tersebut dapat berujung pada penangkapan pemimpin oposisi Juan Guaido. Karena Guaido mengangkat dirinya sebagai presiden sementara dan menyerukan aksi turun ke jalan.

Pekan lalu, Venezuela terjerumus ke dalam kekekacauan politik setelah Amerika Serikat mengakui pemimpin oposisi Venezuela, Guaido yang berusia 35 tahun sebagai presiden sementara, sementara Rusia terus memberikan dukungannya kepada Maduro.

“Saya siap untuk duduk di meja perundingan dengan oposisi agar kita membicarakan kepentingan Venezuela. Demi perdamaian dan masa depan negara,” kata Maduro yang dikutip kantor RIA.

Maduro memberikan sejumlah komentar dalam wawancara dengan Kantor Berita Rusia RIA di Karakas pada Rabu (30/1).

Soal kemungkinan mediasi dengan negara ketiga dalam perselisihan tersebut, Maduro mengatakan, “Ada beberapa pemerintah, secara umum organisasi-organisasi, yang menunjukkan perhatian tulus mereka tentang apa yang sedang terjadi di Venezuela dan mereka menyerukan agar dialog dilakukan.” (Daf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here