Di Anfield, Liverpool Ditahan Imbang Leicester

BERITABUANA, LIVERPOOL – Pada pekan ke-24 Liga Premier Inggris, Liverpool hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan tamunya Leicester City di Anfied Stadium, Kamis (31/1) pagi WIB. Sejak awal kedua tim bermain terbuka, sehingga laga berjalan sengit.

Di babak pertama, Liverpool tampil menyerang demi membuat gol cepat ke gawang Leicester dan meraih kemenangan. Karena kemenangan akan membuat Liverpool unggul tujuh poin dari Manchester City pada klasemen sementara.

Dan, usaha Liverpool berbuah hasil saat Sadio Mane menggetarkan jala gawang Leicester di menit ketiga. Gol itu bermula dari kerja sama antara Andrew Robertson dan Roberto Firmino yang diakhiri umpan ke Mane.

Meski dalam kepungan beberapa pemain Leicester, Mane bisa melepaskan tembakan keras yang mengubah kedudukan di papak skor jadi 1-0 untuk keunggulan Liverpool. Gol cepat itu membuat Liverpool menaikkan tempo permainan supaya keunggulan mereka kembali bertambah.

Leicester tak mau tinggal diam dan memberi tekanan ke pertahanan Liverpool. James Maddison hampir menyamakan kedudukan jika sundulannya tak melebar tipis dari gawang Liverpool yang dijaga Alisson Becker.

Selepas itu, Liverpool kembali menguasai bola untuk menemukan celah dalam pertahanan Leicester. Petaka terjadi saat Leicester akhirnya membuat gol penyeimbang kedudukan melalui aksi Harry Maguire di menit 47. Kedudukan 1-1 pun menutup babak pertama.

Di babak kedua inisiatif serangan dimiliki Leicester. Liverpool harus bertahan dulu agar tak ada gol kedua yang bersarang ke gawang Alisson. Di menit 53, pertahanan Liverpool berhasil ditembus para pemain Leicester dalam situasi tendangan bebas. Wilfred Ndidi berada dalam situasi satu lawan satu dengan Alisson, namun sepakannya gagal membuahkan gol.

Di babak ini, Liverpool sulit mengembangkan permainan. Gol penyama kedudukan yang dibuat Maguire pada akhir babak pertama tampaknya berdampak pada psikis para pemain asuhan Juergen Klopp itu, sehingga penampilan mereka menurun.

Leicester jadi lebih banyak menguasai bola untuk mengatur jalannya pertandingan. Leicester Di menit 73, kembali mendapatkan peluang saat Demarai Gray melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti. Namun, peluang itu juga belum mengubah kedudukan di papan skor.

Usai beberapa lama tertekan, Liverpool akhirnya mulai memperbaiki penampilannya. Para pemain Liverpool perlahan-lahan sudah bisa menerapkan permainan. Di menit 77, Liverpool mendapatkan peluang mencetak gol melalui kaki Robertson. Sayang, sepakan jarak jauh Robertson masih melayang di atas gawang Leicester.

Sepakan Robertson memang gagal berbuah gol, namun menaikkan semangat pemain Liverpool lainya untuk meraih kemenangan. Liverpool menggempur pertahanan Leicester jelang bubaran. Namun, tak ada tambahan gol yang tercipta bagi kedua tim itu, sehingga skor 1-1 tetap bertahan hingga laga usai. (Daf)

Susunan Pemain:
Liverpool (4-2-3-1): Alisson – Georginio Wijnaldum, Joel Matip, Virgil van Dijk, Andrew Robertson; Jordan Henderson, Naby Keita; Sadio Mane, Roberto Firmino, Xherdan Shaqiri; Mohamed Salah.
Leicester City (4-2-3-1): Kasper Schmeichel – Ricardo Pereira, Jonny Evans, Harry Maguire, Ben Chilwell; Nampalys Mendy, Wilfred Ndidi; Demarai Gray, James Maddison, Marc Albrighton; Jamie Vardy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *