Bareskrim Pelajari Rekomendasi Dewan Pers Terkait Tabloid Barokah Indonesia

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Bareskrim Polri masih mempelajari rekomendasi dari Dewan Pers mengenai konten Tabloid Barokah Indonesia. Demikian dikatakan Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Rabu (30/1/2019).

Dedi menjelaskan, pihak Bareskrim telah menerima rekomendasi dari Dewan Pers. Pihak Direktorat Kejahatan Umum Bareskrim saat ini sedang mempelajarinya.

Dewan Pers memutuskan pada rapat pleno sehari sebelumnya bahwa Tabloid Barokah Indonesia tidak memenuhi kualifikasi untuk publikasi pers sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pers Nomor 60 Tahun 1999, peraturan dewan, dan kode etik jurnalistik.

Dewan meminta pihak-pihak yang dirugikan oleh tabloid untuk menggunakan hukum selain daripada hukum pers karena tidak menerbitkan publikasi pers dalam hal administrasi dan konten.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah menyatakan bahwa konten tabloid tidak melanggar pemilihan umum. Meskipun demikian, ia terus melacak sirkulasi tabloid.

Dewan Pers bekerja sama dengan perusahaan pos negara PT Pos Indonesia dan masjid-masjid untuk menghentikan sirkulasi tabloid di beberapa pesantren dan masjid Islam, terutama di Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

Tim kampanye nasional pasangan Prabowo-Sandi meminta agen-agen terkait untuk menyelidiki sirkulasi tabloid yang mereka anggap tendensius dan berbahaya bagi keduanya. (CS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *