BERITABUANA.CO, JAKARTA – Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly sangat mendukung berbagai terobosan yang dilakukan Dirjen Imigrasi Ronny F. Sompie, dalam memberikan pelayanam kepada masyarakat.

“lnovasi dan terobosan di jajaran lmigrasi, terutama dalam pemberian paspor elektronik sangat membantu masyarakat,” kata Yasonna, dalam sambutannya di upacara Hari Bhakti lmigrasi ke-69 di Kemenkumham RI, Senin (28/1/2019).

Dijelaskannya, selain itu Ditjen lmigrasi mampu menekan jumlah kasus pelanggaran keimigrasian secara signifikan. Di tahun 2017, pelanggaran sebanyak 272 kasus, sedangkan di tahun 2018 turun hanya 144 kasus.

Selain itu, Yasonna meminta setiap insan lmigrasi untuk selalu bekerja keras, bekerja keras dan bekerja keras lagi. “Kinerja aparat Imigrasi yang sudah baik, masih harus lebih baik lagi. Gunakan waktu sebaik-baiknya, karena waktu tidak akan kembali,” pintah Yasonna.

Dirjen Imigrasi Ronny F. Sompie, melaporkan, selain sejumlah terobosan yang sudah dilakukannya, menyambut Hari Bhakti Imigrasi ke-69, pihaknya telah meluncurkan stiker QR code, bagi WNA yang berkunjung ke lndonesia.

Pembuatan QR atau kode stiker pada setiap paspor WNA, menurut Ronny, pihak lmigrasi dapat memantau keberadaan orang tersebut baik saat ia membeli tiket di dalam dan luar negeri. “Ini sangat membantu petugas kami mengawasi orang asing di lndonesia,” tutur Ronny.

Penggunaan stiker QR kode ini, diakui Ronny, dilakukan untuk merespons perkembangan Revolusi lndustri 4.0. “Kami terus mengikuti perkembangan informasi teknologi,” jelas Ronny.

Dalam kesempatan acara ramahtama, Ronny, mengutarakan telah dibentuk Ikatan Lulusan Poltekim sejak 1950 sampai saat ini

“lkatan Alumni Poltekim merupakan wadah untuk terus menjalin silahturahmi antarlulusan,” pungkasnya. (nico)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here