BERITABUANA.CO, BANDA ACEH – Sebanyak 25,8 kilogram sabu sabu berhasil diamankan oleh Tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Aceh, dan Sumatera Utara, di Provinsi Aceh. Bersamaan dengan disitanya sabu tersebut, ditangkap juga terduga tersangka S alias Pan (40), anggota sindikat narkoba jaringan Malaysia, Bireuen, dan Aceh Utara.

Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol Faisal Abdul Naser di Banda Aceh, menjelaskan, tersangka S ditangkap tim gabungan di Pasar Geruegok, Kabupaten Bireuen pada 19 Januari lalu sekitar pukul 11.50 WIB. Penangkapannya berdasarkan laporan masyarakat.

Saat ditangkap, jelas Faisal, S membawa delapan bungkus sabu-sabu dengan berat 8,6 kilogram lebih.

“S ditangkap bersama tersangka T. Diamankan juga mobil bak terbuka dengan nomor polisi BL 8494 KF,” kata Faisal di Banda Aceh, Kamis (24/1/2019).

Selanjut, masih jelas Faisal, tim menggeledah rumah tersangka S di Keude Mane, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara. Di tempat itu, ditemukan 16 bungkus berisi sabu-sabu dengan berat 17,2 kilogram, yang disembunyikan di mobil mini bus dengan nomor polisi BK 1981 AM yang parkir di belakang rumah tersangka.

Dengan temuan tersebut, total barang bukti sabu sabu yang diamankan sebanyak 24 bungkus dengan berat 25.852,52 gram atau 25,85 kilogram lebih.

Berdasarkan pengakuan tersangka S, perbuatannya tersebut dilakukan atas perintah Dek Gam alias Fadli yang kini masuk daftar pencarian orang atau DPO.

 Fadli merupakan jaringan Malaysia – Bireuen – Aceh Utara. Serta termasuk jaringan Ramli bin Arbi alias Bang Li, yang ditangkap beberapa waktu lalu.

Saat ini tersangka beserta barang bukti sabu, dua mobil, dan empat telepon genggam diamankan di Kantor BNN Provinsi Sumatera Utara. (Ceh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here