BERITABUANA, MADRID – Terjadi demonstrasi dalam pembukaan “Spanyol Feria Internacional de Turismo” (Fitur) Madrid 2019 di Feria de Madrid, Spanyol, Rabu (23/1). Hal yang membuat Raja Spanyol Felipe VI dan Ratu Letizia harus masuk dari salah satu pintu gedung Feria de Madrid Spanyol untuk membuka pameran pariwisata terbesar itu.

Demonstrasi di pintu utama gedung pameran dilakukan pengemudi taksi untuk memprotes adanya taksi online Uber dan Cabify. Pameran pariwisata terbesar di Spanyol Fitur Madrid 2019 diadakan selama lima hari dari Rabu hingga Minggu (27/1).

Demonstrasi yang dilakukan para pengemudi taksi sebelumnya juga dilakukan di Barcelona. Pemogokan para supir itu dilakukan karena mereka menganggap persaingan dengan taksi daring tidak adil, khususnya dengan lisensi kendaraan transportasi bersama (VTC) yang digunakan perusahaan Uber dan Cabify.

Di ibu kota Madrid, menurut koran terkemuka di Spanyol El Pras, pengemudi taksi membakar ban dan kontainer di sekitar gedung IFEMA tempat berlangsungnya pameran sementara Raja meresmikan Fitur, pameran pariwisata paling penting di Spanyol. Felipe VI dan Letizia harus masuk melalui salah satu sisi fasilitas IFEMA karena demo supir taksi itu.

Perwakilan dari asosiasi supir taksi Madrid telah melakukan pertemuan dengan perwakilan dari pemerintah daerah, di mana mereka menuntut kesepakatan yang sama dengan yang dicapai di Catalonia, yang mewajibkan untuk kontrak satu jam sebelum VTC.

Dalam pernyataan kepada media, Menteri Transportasi, Infrastruktur dan Perumahan, Rosala Gonzalo menekankan pihaknya berusaha mencari solusi. Seorang pengemudi taksi dan seorang polisi terluka ringan dalam insiden tersebut dalam rangka hari ketiga mogok taksi. (Ant/Daf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here