BERITABUANA, WASHINGTON – Amerika Serikat akan memperpanjang misi mendukung keamanan di sepanjang perbatasan AS dengan Meksiko hingga 30 September. Demikian pernyataan Pentagon.

Patrick Shanahan, Pelaksana Tugas Menteri Pertahanan AS, menyetujui perpanjangan misi tersebut untuk menanggapi permintaan Kementerian Keamanan Dalam Negeri. Sekitar 2.350 pasukan ditugaskan ke misi perbatasan.

Sebelumnya pengerahan tersebut disetujui hingga 31 Januari 2019 oleh Mantan Menteri pertahanan James Mattis. Presiden Donald Trump memerintahkan pengerahan pasukan pada Oktober, sesaat sebelum pemilihan Kongres pada November, sebagai satu upaya untuk menindak tegas migran ilegal. Saat gelombang ribuan migran yang melarikan diri dari kekerasan di Amerika Tengah, berjalan menuju Amerika Serikat.

Kritikus termasuk oposisi Demokrat di Kongres dan sejumlah veteran militer AS, mencemooh pengerahan pasukan tersebut sebagai aksi politik.

Pentagon menyatakan mereka sedang “mengalihkan dukungannya di perbatasan barat daya dari pengetatan gerbang masuk ke pengawasan dan pendeteksian seluler, serta pemasangan kawat berduri di antara gerbang masuk.” Pentagon juga akan terus memberikan dukungan aviasi di perbatasan. (Daf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here