BERITABUANA, BANJAR – Anggota Fraksi PKS MPR RI, Aboe Bakar Alhabsyi memiminta masyarakat bijak dalam menyebar dan menyaring informasi di tahun politik saat ini. Sebab terkadang, informasi yang beredar di masyarakat menjelang Pemilu 2019 ini banyak yang menyesatkan alias informasi hoax

“Ini yang harus diantisipasi dengan baik, jangan sampai kita terjebak dan ikut-ikutan menyebarkan hoax. Apalagi mendekati pemilu, dampaknya sangat berbahaya,” kata Habib Aboe Bakar dihadapan masyarakat yang menghadiri sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Selasa (15/1/2019).

Wakil Ketua F-PKS DPR RI ini juga mengingatkan bahwa ada ancaman pidana bagi setiap warga negara yang nekad menyebarkan berita hoax tersebut.

“Anda yang menyebar kabar bohong, harap berhati-hati. Ancannya tidak main-main, bisa kena pidana penjara enam tahun dan denda Rp 1 miliar. Pelaku penyebar hoax bisa terancam Pasal 28 ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Undang-Undang ITE,” terangnya.

Tak hanya itu, Anggota Komisi III DPR ini juga mengingatkan soal pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa. Menurutmya, jika berita hoax dibiarkan maka persatuan dan kesatuan bangsa akan terancam.

“Saya berharap pemilu yang akan digelar pada 17 April 2019 mendatang harus mengutamakan persatuan dan terbebas dari berita-berita hoax,” ucapnya.

Ketua DPP Partai PKS Wilda Kalimantan ini pun meminta semua pihak, baik yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam pemilu 2019 mendatang harus bijak menjaga diri dan mawas diri.

“Kalau ada kabar yang diterima, mari kita lakukan cek dan ricek terlebih dahulu, jangan langsung disebar. Kita dapat melakukan konfirmasi kepada pihak terkait atau melihat pada sumber resmi yang tersedia,” pungkas wakil rakyat dapil Kalsel I ini. (Aldo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here