BERITABUANA, JAKARTA – Himpunan Alumni Perguruan Tinggi Negeri (HIMPUNI) menjawab tantangan dinamika tahapan perkembangan industrialiasi yaitu Industri 4.0 yang telah berkembang pesat dan diyakini sebagai kecenderungan global di seluruh Indonesia dengan mengadakan Seminar tentang Kesiapan Tenaga Kerja di Hotel Grand Sahid Jakarta, Senin (14/1/2019).

Seminar yang dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia DR HC) H. Jusuf Kalla dan dihadiri oleh Wakil Ketua DPD RI, Akhmad Muqowam, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Direktur Utama BTN Maryono.

Dalam kesempatan itu, Muqowam meminta seluruh komponen bangsa Indonesia harus secara terpadu membangun kapasitas sumberdaya manusia, mendorong inovasi dan mengutamakan industrialisasi untuk menjadikan bangsa Indonesia sebagai bangsa Pemenang, bangsa yang siap bersaing dan memenangkan persaingan global yang semakin ketat.

“Indonesia sedang memasuki perioda ‘Bonus Demografi’, dimana 70% penduduk Indonesia akan berada pada usia kerja yang akan mencapai puncaknya pada tahun 2025 – 2030,” kata anggota Presidium HIMPUNI itu.

Di satu sisi, lanjutnya, bonus ini merupakan kekuatan Indonesia dalam menjalankan berbagai program pembangunan, namun di sisi lain akan menjadi ‘bencana’ jika Indonesia gagal menyediakan lapangan pekerjaan.

“Ancaman ini dapat menjadi makin serius jika kita perhatikan data tingkat pendidikan penduduk Indonesia, dan persentase penduduk Indonesia,” ujarnya lagi.

HIMPUNI sendiri mengapresiasi Kementerian Perindustrian yang sudah menyikapi dengan menyiapkan rencana kerja yang disesuaikan dengan kondisi Indonesia. Kementerian PPN/Bappenas telah merancang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional [RPJMN] 2020 – 2024 dengan Visi Indonesia 2025: Indonesia yang Mandiri, Maju, Adil, dan Makmur.

Sementara itu, seminar ini menghadirkan pemikiran-pemikiran strategis, pemikiran-pemikiran akademis, pemikiran-pemikiran dari para praktisi, yang antara lain akan bertindak sebagai narasumber adalah Wakil Presiden Jusuf Kalla, Prof. DR. Bambang P.S. Brodjonegoro/ Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Menteri Tenaga Kerja RI., Bapak HM. Hanif Dhakiri, dan juga Hariyadi Sukamdani / Ketua Umum APINDO, Asosiasi Pengusaha Indonesia, dan Bapak Chairul Tanjung yang tidak lain adalah Pemilik CT Corp.

Seminar hari ini adalah sesi pertama dari 4 (empat) sesi seminar yang telah direncanakan. Sesi kedua akan dilaksanakan pada 14 Februari 2019 di Palembang dengan tema Industri Nilai Tambah Sumberdaya Alam. Sesi Ketiga akan dilaksanakan pada 12 Maret 2019 di Semarang dengan tema Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Ekonomi Kerakyatan, dan terakhir Keempat akan dilaksanakan pada 2 April 2019 di Jakarta dengan tema Penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam Menghadapi Indonesia 4.0.

Seminar tentang Tantangan Tenaga Kerja Indonesia ini bertujuan untuk (1) memahami dan mensosialisasikan kondisi nyata terkini, kebijakan yang sedang dijalankan, dan visi masa depan terkait kesiapan dan penyiapan Sumberdaya Manusia Indonesia dalam menghadapi persaingan global; (2) Menyerap masukan dari pemangku kepentingan, dan memberikan masukan kepada pembuat kebijakan tentang program dan kegiatan penyiapan Sumberdaya Manusia Indonesia; (3) Menghimpun komponen-komponen Bangsa Indonesia untuk bersinergi mempersiapkan Sumber Daya Manusia dan Tenaga Kerja Indonesia utamanya yang berkomitmen menjadikan Negara dan Bangsa Indonesia sebagai Bangsa Pemenang dalam persaingan global berbasis teknologi maju. (Kds)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here