Sandiaga: Peningkatan Ekonomi Negara Tulang Punggung dari Visi Misi Prabowo-Sandi

BERITABUANA, SOLO – Calon wakil presiden Indonesia Sandiaga Uno mengatakan bahwa meningkatkan ekonomi negara adalah tulang punggung dari visi dan misi pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk menciptakan perdamaian, keadilan, dan kemakmuran bagi semua orang Indonesia.

“Kami ingin ekonomi negara berkembang, untuk menciptakan dan menyediakan lebih banyak kesempatan kerja, sehingga ibu rumah tangga tidak akan khawatir tentang kenaikan harga komoditas dasar,” katanya kepada wartawan di sela-sela kunjungannya di sini pada hari Sabtu.

Prinsip-prinsip menciptakan perdamaian, keadilan, dan kemakmuran bagi semua akan menjadi pedoman untuk meningkatkan perekonomian negara, Uno, yang menggunakan kunjungannya ke kota Solo, Provinsi Jawa Tengah, untuk bertemu dan berkomunikasi dengan pedagang lokal, catat.

Dalam konteks ini, di bawah kepemimpinan pasangan Subianto-Uno, pemerintah akan memberikan usaha kecil dan menengah (UKM), yang menghadapi kemunduran ekonomi, dengan insentif untuk membangun kembali bisnis mereka.

“Jika bisnis mereka berkembang lagi, mereka akan dapat membayar pajak lagi,” katanya, seraya menambahkan bahwa para wirausahawan yang saat ini mengalami perlambatan bisnis merasa bahwa mereka tetap dibebani oleh pajak yang tidak adil.

Mereka berharap pemerintah yang akan datang dapat memberi mereka kesempatan untuk membangun kembali bisnis mereka alih-alih menekan mereka dengan beban pajak, tambahnya.

Oleh karena itu, pasangan Subianto-Uno memiliki program insentif bagi mereka yang mulai membangun perusahaan baru atau UKM yang mulai beradaptasi dengan tuntutan Revolusi Industri 4.0 dengan memberi mereka keringanan pajak dengan nol persen pada tahun pertama.

Selama kunjungannya ke kota Solo, Uno bertemu dan berbincang dengan para pebisnis lokal di Soto Ganding 4 Restaurant.

Saat mengunjungi Pasar Segiri di kota Kalimantan Timur, Samarinda pada 5 Januari, ia juga berjanji untuk melindungi dan merevitalisasi pasar tradisional jika pasangan Subianto-Uno akan memenangkan pemilihan presiden pada bulan April.

“Salah satu program kami adalah melindungi dan merevitalisasi pasar tradisional dan mendorong pengembangan koperasi pasar masyarakat dan usaha kecil dan menengah (UKM) untuk menyelamatkan sektor ekonomi rakyat kita,” ungkapnya.

Uno mencatat bahwa kepemimpinan mereka akan berusaha menstabilkan kenaikan dan fluktuasi harga-harga komoditas pokok di pasar tradisional.

Pasangan Subianto-Uno ditantang oleh Presiden Joko Widodo yang sedang menjabat dengan pasangannya, Ma’ruf Amin dalam pemilihan presiden yang akan datang, yang oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) diprediksi akan diikuti oleh sekitar 192 juta pemilih yang memenuhi syarat. (ANTARA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *