BERITABUANA, PONTIANAK – 12 Naga Bulan siap memeriahkan perayaan Imlek dan Cap Goh 2019. Namun naga-naga itu bukan sungguhan atau khayalan yang sering dilihat di film-film atau ilustrasi, tapi naga-naga ini adalah naga buatan Santo Yosep Singkawang Group.

Saat ini, Bong Sin Fo, sebagai Ketua pembuatan 12 Naga Bulan, sudah siap untuk ‘diterbangkan’. “9 Naga sudah rampung pembuatannya. 3 lagi tahap penyelesaikan,” katanya di Singkawang, Sabtu (12/1/2019).

Dijelaskan, 9 naga yang sudah rampung dikerjakan berada di tempat penampungan sementara di Jalan Alianyang Gang Citarum, Kecamatan Singkawang Barat.

Rencananya, 12 Naga Bulan ini akan dipamerkan di Jalan Alianyang (samping Singkawang Grand Mall). “Tendanya pun saat ini masih dalam proses pembuatan,” ujarnya.

Menurutnya, 12 Naga Bulan ini akan dipamerkan pada H-3 atau H-4 perayaan Imlek. Ke-12 Naga Bulan yang akan ditampilkan nanti bermacam-macam warna dan memiliki panjang dan ruas yang berbeda-beda.

“Untuk warna ada yang emas, perak, merah, orange, pink, fanta, putih emas, hijau tua, hijau stabilo, biru tua, biru muda dan kuning,” ungkapnya.

Sedangkan untuk ukuran, tiga naga dengan panjang lebih kurang 55 meter (15 ruas), tiga naga dengan panjang 48 meter (13 ruas), 3 naga dengan panjang 42 meter (11 ruas) dan tiga naga dengan panjang 34 meter (sembilan ruas). Masing-masing ruas adalah sepanjang 3,5 meter.

Diceritakan, bahwa naga adalah simbol semangat dan pantang menyerah. Dengan dibuatnya 12 naga pada perayaan Imlek kali ini, katanya, selain angka 12 melambangkan 1 tahun sehingga ditahun ini masyarakat Indonesia umumnya dan Kalbar khususnya harus tetap semangat dalam hal apapun.

Selain dipamerkan untuk tontonan, rencananya 12 Naga Bulan ini juga akan diturunkan pada pawai Lampion. Yang mana didalam naga itu sendiri, dipasangi lampu led sehingga pada saat pawai lampion nanti akan kelihatan indah dan menarik. Namun, sebelum 12 Naga Bulan ini diturunkan, tentunya naga-naga ini akan menjalani ritual buka mata yang dipusatkan di Vihara Tri Dharma Bumi Raya (Pekong Pusat Kota) Singkawang, tanggal 17 Februari pukul 08.00 WIB.

Pihaknya juga akan menyiapkan sebanyak 500 orang untuk memainkan 12 Naga Bulan tersebut.

“Untuk satu tongkat minimal tiga orang secara bergantian. Sehingga kalau 12 naga tentu akan membutuhkan sebanyak 500 orang untuk membawanya,” katanya.

Sementara itu, ratusan lampion mulai menghiasi beberapa ruas jalan Kota Singkawang sejak Kamis (10/1) malam kemarin.

Beberapa ruas jalan itu, seperti Jalan Diponegoro, Jalan Merdeka dan Jalan Sejahtera. Dengan adanya hiasan ratusan lampion ini, seakan-akan nuansa perayaan Imlek dan Cap Go Meh sudah semakin dekat dan terasa, meskipun perayaannya masih tersisa kurang lebih satu bulan lagi.

Perayaan Imlek dan Cap Go Meh Singkawang juga akan dimeriahkan dengan penampilan replika Singa terbesar ukuran 8,88 meter, festival seni dan budaya, ritual tolak bala tatung, stand wisata kuliner dan Festival Cap Go Meh. (Pon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here