BERITABUANA, JAKARTA – Polda Metro Jaya kembali menangkap satu pelaku penyebar berita bohong atau hoax tujuh kontainer berisi surat suara tercoblos, pada Kamis (10/1/2019) kemarin. Sebelumnya sudah ditangkap 4 Orang

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, pelaku berinisial  MIK. Dia ditangkap karena menyebarkan berita hoaxs itu di akun twitter atas nama @ chiecilihie80.

MIK, jelas Argo, diciduk di kediamannya di Lingkungan Metro Cendana, Kota Cilegon, Provinsi Banten. Sehari-harinya MIK diketahui bekerja sebagai seorang guru Sekolah Menengah Pertama. “Pekerjaannya guru SMP ya,” kata Argo.

Akibat ulahnya menyebar hoax, dia dikenakan pasal 28 ayat (2) Jo pasal 45A ayat (2) Undang-undang RI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas undang-undang RI nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi Elektronik, dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan atau denda Paling banyak Rp 1. 000.000.000, (satu miliar rupiah) dan atau Pasal 14 dan Pasal 15 Undang-undang RI nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan Hukum Pidana, dengan pidana penjara paling singkat 2 (dua) tahun dan paling lama 10 (sepuluh) tahun.

Sebelumnya, polisi sudah menangkap empat tersangka penyebaran hoax tujuh kontainer berisi surat suara tercoblos yang dikabarkan ditemukan di Pelabuhan Tanjung Priok. Pelaku berinisial J, HY, LS dan BBP. Keempatnya ditangkap di tempat dan waktu yang berbeda.(CS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here