BERITABUANA, JAKARTA – Gerakan Maghrib Mengaji akan menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kota Jakarta Selatan untuk peningkatan akhlak warganya. Di 2019 ini, Maghrib Mengaji memiliki anggaran khusus di APBD dengan besaran Rp 1,5 miliar.

Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali mengatakan, pihaknya akan memberikan dana Rp 550 ribu setiap pertemuan per kelurahan. Di Jakarta Selatan terdapat 65 kelurahan.

“Dalam satu bulan setiap kelurahan ada empat kali pertemuan. Dan kita akan adakan selama 11 bulan,” ujar Marullah, Jumat (11/1/2019).

Menurut Marullah, dana tersebut masuk dalam pos program pembinaan mental dan spiritual dalam APBD 2019. Dana tersebut juga akan segera didistribusikan ke masing-masing kelurahan.

“Selain untuk mengembalikan sebuah tradisi yang hampir dilupakan. Gerakan Maghrib Mengaji ini juga dicanangkan untuk menangkal ancaman besar bagi generasi muda dari hal-hal negatif, seperti narkoba, miras dan tawuran,” tandasnya. (Dar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here