Kejagung Sidik Dugaan Korupsi Pengadaan Alat dan Mesin di Kementan

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Tim penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) tengah melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi penyimpangan pengadaan alat dan mesin pertanian (Alsintan) tahun 2015.

Diantaranya terkait soal pengadaan traktor roda dua, traktor roda empat, “rice transplanter”, “seeding tray” dan pompa air. Bahkan penyidik telah menemukan calon tersangka dalam kasus yang diduga merugikan negara miliaran rupiah tersebut. Namun Jampidsus, M Adi Toegarisman menolak untuk menjelaskannya secara detail.

“Itu masih in proses, masih berjalan terus, tapi kalau soal (calon tersangka) itu masih wilayah penyidik dan belum waktunya diungkapkan,” katanya Adi menjawab pertanyaan wartawan, di Jakarta, Kamis (10/1).

Disinggung soal apakah penyidik juga akan memanggil Menteri Pertanian guna meminta klarifikasi terkait pengadaan alat dan mesin pertanian (Alsintan) itu, secara diplomatis Adi mengatakan tergantung kepentingannya.

“Kalau soal pemanggilan itu yang berkaitan atau ada kepentingannya dengan penyidikan, masa kalau tidak ada kepentingannya saya manggil menteri,” tegasnya.

Diketaui, tim penyidik Pidsus Kejagung telah menerbitkan lima surat perintah penyidikan (Sprindik) terkait kasus dugaan korupsi penyimpangan pengadaan alat dan mesin pertanian (Alsintan) tahun 2015.

Adapun pengadaan yang tengah disidik diantaranya soal pengadaan traktor roda dua, traktor roda empat, “rice transplanter”, “seeding tray” dan pompa air. Dalam kasus ini, penyidik masih memeriksa sejumlah saksi, termasuk berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan (BPKP) guna mengetahui potensi jumlah kerugian negaranya. Oisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *