BERITABUANA, JAKARTA – Salah satu elite Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang digugat oleh Fahri Hamzah, yakni Hidayat Nur Wahid enggan berkomentar banyak soal putusan Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi PKS sehingga harus membayar ganti rugi immaterial sebesar Rp 30 Miliar kepada Fahri Hamzah.

Wakil Ketua Majelis Syura PKS, Hidayat Nur Wahid saat ditanya wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (10/1/2019), menyatakan sudah menyerahkan persoalan ganti rugi sebesar Rp 30 Miliar kepada tim kuasa hukum.

“Sudah ditegaskan oleh tim hukum kami bahwa itu adalah masalah yang akan dikelola oleh tim hukum dan silakan ditanya kepada tim hukum,” ujarnya seraya meminta kepada awak media tidak perlu menanyakan persoalan ini kepada petinggi PKS karena tim hukum yang akan menjawabnya.

Ditegaskan Wakil Ketua MPR RI itu bahwa semua yang yang terkait dengan ini (putusan MA, termasuk ganti rugi Rp 30 Miliar yang dituntut Fahri Hamzah), akan dijawab oleh tim hukum.

“Jadi jangan tanya saya ataupun orang PKS lainnya. Silahkan tanya kepada tim hukum, tanya kepada mereka,” tegas Hidayat Nur Wahid.

Sebelumnya, MA dalam putusannya menolak kasasi yang telah diajukan PKS terhadap Fahri Hamzah. Salinan putusan itu sendiri telah dikeluarkan MA, pada 3 Januari lalu.

Sedang pihak Fahri melalui Tim Kuasa Hukumnya Mujahid A Latief baru menerima salinan putusan kasasi MA pada Rabu kemarin (9/1/2019).

Diketahui, putusan MA itu terkait perseteruan Fahri Hamzah dengan sejumlah elite PKS, yakni Presiden PKS Sohibul, Ketua Dewan Syariah Surahman Hidayat, Wakil Ketua Dewan Syuroh Hidayat Nur Wahid, Abdul Muis dan Abdi Sumaithi. (Aldo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here