Pelabuhan Bengkulu Tahun 2019 Tingkatkan Pelayanan Dengan 4 Program Strategis

BERITABUANA, BENGKULU – Pelabuhan Bengkulu, Cabang dari PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) dalam tahun 2019 berkomitment untuk terus meningkatkan pelayanan sebagai tahun Sustainable Superior Performance untuk menuju World Class pada tahun 2020.

“Pada tahun 2019, managemen akan fokus pada 4 program strategis, yakni: percepatan pembangunan terminal curah cair diatas lahan 17 ha dengan kapasitas 5 juta ton, pengembangan Terminal Curah Kering dalam bentuk penambahan 2 dermaga Jetty A dan Dermaga Bukit Sunur, pembangunan Instalasi Karantina Hewan ((IKH); dan penataan Dermaga Nusantara dan Terminal Perikemas,” ungkap Hambar Wiyadi, General Manager Pelabuhan Bengkulu kepada beritabuana, Rabu (9/1/2019).

Hambar menjelaskan, soal proses perijinan pembangunan Terminal Curah Cair dan dua Tambahan Fasilitas Dermaga Curah Kering masih di Kementerian Perhubungan, dan diharapkan pada Januari 2019 ini dapat diselesaikan.

Soal pengembangan Terminal Curah Kering, tuturnya, diharapkan dapat menambah kapasitas sebesar 1,5 juta ton batu bara yang ditangani di dua terminal tersebut. Begitu pula penataan terminal petikemas akan dilengkapi dengan ICT berbasis Terminal Operating System (TOS).

“Mudah-mudahan terminal dengan ICT berbasis TOS tersebut akan “go live” pada Februari mendatang,” ujar Hambar.

Terkait dermaga Eks Bukit Sunur, lanjutnya, diharapkan akan selesai pada triwulan I/2019. Saat ini, dermaga tersebuat sedang dilaksanakan pembangunan berupa dermaga floating rampdoor yang nantinya digunakan untuk melayani kapal jenis tongkang dengan kapasitas 10.000 ton serta didukung dengan fasilitas lapangan dan peralatan bongkar muat berupa 1 unit excavator dan 1 unit whell loader dengan nilai total investasi mencapai Rp6,5 miliar.

Lebih lanjut Hambar mengatakan, apabila 2 dermaga pada terminal curah kering sudah dioperasikan, maka akan meningkatkan pendapatan dan nilai aset kepada perusahaan, sekaligus akan memberikan peningkatan deviden kepada pemerintah.

“Dampak langsung dari pembangunan terminal ini: adalah, peningkatan kapasitas daya tampung kapal dengan kapasitas bongkar muat curah kering dari 2,4 juta ton menjadi 3,5 juta ton serta dapat melayani kapal besar (Mother Vessel) serta kapal jenis tongkang,” terang Hambar.

Disamping itu, lanjutnya, tersedianya dedicated terminal untuk barang curah kering, sesuai dengan jenis barang yang dibongkar dan muat di terminal tersebut. Dan mampu melayani kapal-kapal diatas 35 ribu ton bagi kapal liner internasional dan regional yang pada akhirnya terminal akan menjadi HUB PORT di pantai barat Indonesia.

Dampak lainnya pembangunan terminal, tuturnya lagi, adalah membantu menurunkan biaya logistic cost dengan tersedianya terminal yang didukung dengan peralatan dan produkvitas tinggi. disertai dengan service pelayanan yang baik.

“Tentunya ini memberikan kontribusi pada efisiensi biaya transportasi yang ditanggung oleh pelanggan /pemilik barang/cargo owner yang pada akhirnya akan berdampak pada pertumbuhan perekonomian nasional,” ujarnya.

Hambar menambahkan, dampak lainnya pembangunsn terminal adalah, peningkatan aktivitas dan operasional pelabuhan yang diimbangi dengan produktivitas dan standar pelayanan yang baik, akan berdampak pada peningkatan penghematan biaya operasional kepelabuhanan dan penghematan nilai waktu (Value of Time).

Semen Dari Teluk Bayur

Menutup tahun 2018, KM. Cahaya Baru 3 merupakan kapal terakhir yang bersandar di Pelabuhan Pulau.

“Kapal tersebut membongkar muatan semen sebanyak 950 ton asal Pelabuhan Teluk Bayur, dan Kapal Kontainer  Lagun Mas dari perusahaan pelayaran PT Tempuran Mas menjadi kapal yang pertama kali sandar di Pelabuhan Bengkulu di tahun 2019. Kapal Lagun Mas membawa (bongkar) 90 box petikemas dan muat sebanyak 130 box petikemas dengan tujuan Pelabuhan Tanjung Priok,” jelas Hambar.

Dikatakan, dimana masing-masing nakhoda kapal menerima penghargaan dari manajemen Pelabuhan Bengkulu yang disaksikan oleh Kepala Kesyahbadaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Bengkulu, M Djunaidin dan jajaran manajemen Pelabuhan dan Pejabat dilingkungan KSOP Kelas III Pelabuhan Pulau Baai.

“Kami menyampaikan penghargaan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada para seluruh pelanggan/mitra kerja/usaha kepelabuanan yang telah mempercayakan pelayanannya kepada Pelabuhan Bengkulu dan KSOP Pelabuhan Pulau Baai- Bengkulu,” tutur Hambar dan Kepala KSOP Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu. (Yus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *