BERITABUANA, JAKARTA – Lembaga Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI memang bercita-ciata mewujudkan dirinya menjadi parlemen yang modern dan terbuka. Hadirnya Pusat Penyiaran dan Informasi Parlemen (PPIP) adalah perwujudan dari parlemen modern dan terbuka tersebut.

Untuk itu, kata Kepala Biro Pemberitaan Parlemen DPR RI  YOI Tahapari saat berbincang dengan beritabuana di kantornya, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (8/1/2019), pandangan miring yang ada selama ini ke DPR menjadi hilang, karena sudah tidak ada kesulitan mengakses informasi tentang lembaga DPR.

“Pusat Penyiaran dan Informasi Parlemen ini terbuka untuk umum. Kehumasan mengedukasi pelajar, mahasiswa, LSM maupun tamu-tamu parlemen lain yang bermaksud mengetahui kinerja DPR,” kata Tahapari.

Selama ini kata dia, pelajar maupun mahasiswa dari berbagai daerah yang berkunjung ke gedung DPR, diajak berkeliling ke gedung atau tour building. Mereka diajak melihat museum DPR dan perpustakaan DPR.

“Nah, tour building bagi pelajar dan mahasiswa nantinya akan  ditambah dengan  berkunjung ke ruangan PPIP yang berada di gedung Nusantara I gedung DPR,” terangnya.

Diruangan yang mirip seperti bioskop mini ini, lanjut Tahapari, pelajar dan mahasiswa secara langsung dapat melihat dan mengetahui informasi tentang kegiatan yang sedang terjadi di gedung DPR.

“Ada 15  layar televisi  yang menyiarkan kegiatan komisi-komisi, mulai dari komisi 1 sampai komisi XI, yang merupakan hasil liputan dari crew TV Parlemen, masyarakat  dengan tenang bisa menyaksikan bagaimana wakil-wakil rakyat bekerja melaksanakan tugasnya,” katanya lagi.

Tidak hanya 15 TV tadi. Di dalam ruangan PPIP  juga disediakan 2 unit  semacam smart TV yang menyajikan beranekaragam kegiatan ke DPR an.

Hanya dengan menyentuh layarnya, masyarakat bisa membuka instagran, twiter, ada YouTube tentang ke DPR an. Di layar lainnya juga bisa dibuka video streaming yang berisi rapat-rapat komisi yang sedang berlangsung.

Dalam menu DPR Now di layar smart TV itu bisa diketahui lagi apa yang sedang disiarkan TV Parlemen dan Media Sosialnya.

“Bahkan, jika ada masyarakat yang ingin mengetahui daftar anggota Dewan, tinggal menyentuh saja, dengan mudah mereka bisa mengetahui profil masing-masing,” kata Tahapari.

Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR memang patut diacungi jempol karena sudah mewujudkan DPR sebagai parlemen modern dan terbuka. Pada bulan Maret tahun 2018, Setjen DPR  mendapat penghargaan dibidang Keterbukaan Informasi badan Publik kategori lembaga Negara dan lembaga pemerintah non kementerian.

“Seluruh masyarakat dapat mengakses semua informasi DPR. Kita harapkan, masyarakat tidak lagi berpandangan negative pada lembaga ini, kepercayaan seluruh rakyat Indonesia kepada lembaga DPR kita harapkan terus meningkat,” tutup YOI Tahapari. (Ndus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here