Eddy : Isu Surat Suara Tercoblos Sebuah Kejahatan Politik

BERITABUANA, JAKARTA – Anggota Komisi II DPR RI Eddy Kusuma Wijaya menyatakan sejak awal dirinya melihat isu 7 kontainer surat suara tercoblos merupakan berita bohong besar. Meski begitu, dirinya berharap, isu ini tidak bisa dianggap sekedar main-main atau hoax. Sebab dibalik penyebaran isu ini terkandung kejahatan politik yang luar biasa.

“Sebagai mitra kerja dari Menteri Dalam Negeri, KPU dan Bawaslu, Komisi II tahu persis prosedur dan pentahapan pembuatan kertas surat suara, sehingga saya yakin surat suara yang katanya tercoblos tidak mungkin terjadi, itu mustahil.  Soal surat suara belum diputuskan,” kata Eddy menjawab beritabuana, di gedung DPR Senayan, Selasa (2/1/2019).

Anggota DPR dari PDI P ini menambahkan, isu semacam surat suara tercoblos tidak boleh dibiarkan berkembang. Jika sampai dibiarkan maka menurut Eddy dapat merusak sistim demokrasi dan sistim politik yangberlaku di negara kita.

Dalam kaitan ini dia mendorong aparat kepolisian bekerja keras untuk mengungkap kejahatan ini. Polri bisa membongkar modus dan motif pembuat isu itu ditengah tahun politik dan pesta demokrasi yang akan dilaksanakan pada bulan April 2019.

“Polri harus terus mengusut dan mengungkapnya, ini sebuah tindak kejahatan politik,” kata purnawirawan jenderal polisi ini.

Eddy sangat prihatin melihat maraknya berita-berita hoax beredar di media sosial (medsos). Hal ini pun katanya perlu ditangani secara serius oleh penegak hukum maupun Polri, jangan sampai berita-berita hoax terus berkembang apalagi sampai dijadikan semacam budaya politik baru di Indonesia yang berkaitan dengan pemilukada maupun pileg dan pilpres.

“UU nya pun sudah ada dan lengkap, UU ITE, UU Pemilu dnan UU Hukum Pidana. Ini harus ditegakkan,” imbuh Eddy. (Ndus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *