Brasil Terbuka jadi Tuan Rumah Pangkalan Militer AS

BERITABUANA, SAO PAULO – Jair Bolsonaro, presiden baru Brasil, mengatakan pihaknya membuka kemungkinan Amerika Serikat mengoperasikan pangkalan militer di negaranya. Suatu langkah yang akan membentuk perubahan tajam dalam arah kebijakan luar negeri Brasil.

Presiden yang naik ke tampuk kekuasaan pada Selasa (1/1), mengatakan dukungan Rusia bagi ‘kediktatoran’ Presiden Nicolas Maduro di negara tetangganya, Venezuela, telah meningkatkan ketegangan di kawasan itu dan merupakan perkembangan yang mencemaskan.

Saat ditanya jejaring SBT TV dalam wawancara yang disiarkan Kamis (3/1), apakah itu berarti ia akan mengizinkan kehadiran militer AS di Brasil? Presiden Bolsonaro menjawab, ia tentunya akan merundingkan kemungkinan tersebut.

“Bergantung pada apa yang terjadi di dunia, siapa yang tahu kalau kita tidak akan butuh untuk membahas hal tersebut di masa depan,” kata Bolsonaro.

Ia menegaskan apa yang Brasil akan upayakan ialah memiliki “supremasi di Amerika Selatan.”

Bolsonaro, 63 tahun, mantan kapten angkatan darat dan pengagum kediktatoran militer Brasil tahun 1964 dan 1985 dan Presiden AS, Donald Trump. Penasehat keamanan nasional Bolsonaro, Jenderal (Purn) Augusto Heleno, membenarkan presiden itu ingin memindahkan kedutaan besar Brasil ke Jerusalem, namun hal itu belum dapat segera dilakukan karena masih terkendala pertimbangan logistik. (Daf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *