BERITABUANA, BOGOR – Anak Sungai Cisadane, Air Sungai Cimakaci, meluap. Setelah hujan deras dan membanjiri lebih dari 20 rumah warga di Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (2/1).

Luapan air dari sungai itu menggenangi pemukiman warga di Kampung Rancamaya, Cikobak RT 003/RW 004, Kelurahan Rancamaya, serta Kampung Bojong Kerja RT 001/RW 004, Kelurahan Bojong Kerta, Kecamatan Bogor Selatan.

Disebutkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor air menggenangi 22 rumah warga di Kampung Rancamaya Cigobak, dan tiga rumah di Kampung Bojong Kerta.

Bima Arya Sugiarto, Wali Kota Bogor, saat meninjau permukiman terdampak banjir mengatakan pemerintah kota telah menyiapkan langkah-langkah penanggunalan banjr, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Ia mengatakan banjir di kawasan permukiman itu kemungkinan besar terjadi karena curah hujan tinggi membuat volume air anak sungai meluap, serta efek proyek tol Bocimi yang membuat saluran drainase di wilayah tersebut menyempit.

“Karena sering dilewati alat-alat berat, di beberapa titik kemungkinan diduga karena dampak Bocimi. Saluran drainase kelihatan mengecil, karena jalannya turun,” kata Bima.

Ia sudah memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat berkoordinasi dengan pelaksana proyek Bocimi. Guna memperbaiki saluran drainase yang mungkin rusak.

Wali Kota telah menginstruksikan lurah dan camat mengungsikan warga terdampak banjir ke masjid-masjid terdekat. Dan, memastikan kebutuhan pangan, sandang, dan selimut mereka terpenuhi.

Dilaporkan banjir terjadi sekitar pukul 13.30 WIB dan pada sore hari air mulai surut, warga pun kembali ke rumah masing-masing. Menurut warga terdampak banjir, baru kali ini permukiman mereka kebanjiran. (Ant/Daf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here