Masjid di Jerman ‘Diserang’ Orang Tanpa Identitas

BERITABUANA, JERMAN – Kantor Berita Anadolu memberitakan bahwa satu masjid yang masih dibangun di Kota Duisburg, Jerman Barat, diserang oleh beberapa orang yang tak disebutkan identitas. Penyerangan mereka dengan cara mengotori bangunan itu dengan slogan rasis.

Seorang pengurus masjid Hulusi Yuksel, seperti disebutkan kantor berita pada Minggu (30/12/2018), menyatakan, para penyerang menggambar Bintang Daud (lambang Judaisme) di tembok Masjid Maulana, yang berafiliasi kepada Pandangan Nasional Masyarakat Islam-Turki (IGMG).

Yuksel mengatakan mereka memberitahu pihak keamanan setempat mengenai serangan tersebut sementara polisi melakukan penyelidikan kasus vandalisme itu.

“Kami tidak tahu siapa yang melakukan serangan,” kata Yuksel.

Yuksel menambahkan pembangunan masjid tersebut telah berlangsung selama satu-setengah tahun. Tak ada permusuhan anti-Islam atau anti-Turki serius di daerah itu kecuali reaksi kecil yang menentang pembangunan masjid tersebut.

Jerman, negara dengan lebih dari 81 juta warga, memiliki penduduk Muslim terbesar kedua di Eropa Barat setelah Prancis. Di antara hampir 4,7 juta Muslim di negeri tersebut, tiga juta adalah keturunan Turki.

Dalam beberapa tahun belakangan, negara itu telah menyaksikan peningkatan Islamofobia dan kebencian terhadap migran, yang dipicu oleh propaganda dari partai populis dan sayap-kanan. (Ram)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *