BERITABUANA.CO, JAKARTA – Berkas kasus pencemaran nama baik atas nama tersangka Ahmad Dhani dikembalikan (P19) tim jaksa dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur (Jatim) kepada penyidik Polda Jawa Timur (Jatim) karena ada kekurangan syarat formal dan materil.

“Pengembalian berkas itu disertai petunjuk dari jaksa yang mesti dipenuhi penyidik Polda Jatim,” ujar Sunarta, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jatim yang dihubungi, Senin (31/12)

Sunarta menjelaskan, kekurangan itu terkait pengaduan koordinator pelapor yang merasa keberatan dengan terlapor. Sementara terkait kekurangan materiil karena pihak terlapor menginginkan adanya keterangan para saksi ahli untuk meringankan dirinya.

“Dan itu belum dilakukan, sehingga itu prinsip. Tanpa itu diperiksa, akan membuat itu batal demi hukum,” lanjutnya.

Sunarta menilai, kekurangan ini mudah dipenuhi oleh penyidik Polda Jatim, sehingga dalam 14 hari ke depan pihaknya berharap agar berkas tersebut dapat kembali diserahkan kepada penyidik Kejati Jatim setelah dilakukan revisi.

Kasus ini bermula dari ucapan idiot yang dilontarkan dalam vlog Ahmad Dhani saat aksi #2019GantiPresiden beberapa waktu lalu di Surabaya.

Suami Mulan Jamela ini dijerat dengan Undang-Undang ITE tentang pencemaran nama baik. Ia dilaporkan oleh Koalisi Bela NKRI, pada 1 September lalu ke Polda Jatim. Oisa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here