BERITABUANA, LUMAJANG- Evaluasi kegiatan selama satu tahun terakhir mengenai keadaan keaamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Lumajang dinilai cukup kondusif. Meski begitu, mendapat perhatian serius dari Kapolres Lumajang agar tetap memelihara Kamtibmas dengan meningkatkan kinerja.

Kapolres lalu memaparkan data jumlah kasus Curas Tahun 2018, meski hanya mengalami penurunan 1 lersen dibandingkan tahun 2017, yakni dari 72 kejadian menjadi 71 kejadian, tetapi prosentase penyelesaiannya mengalami peningkatan sebesar 139 persen dari 18 penyelesaian ditahun sebelumnya menjadi 43 penyelesaian di tahun ini.

“Hal ini merupakan pencapaian yang luar biasa mengingat kasus Curas di Lumajang sangatlah marak,” kata Alumni Akpol 1998 ini.

Kapolres lalu menyinggung mengenai keberhasilan ungkap Narkoba dan Miras. Menurutnya, Narkoba dan Miras adalah momok bagi bangsa ini dan harus ditumpas sampai ke akar akarnya demi masa depan generasi penerus bangsa Indonesia.

“Jumlah ungkap kasus Narkotika pada tahun 2018 mengalami peningkatan dari tahun 2017 yang awalnya berhasil ungkap 33 kasus meningkat menjadi 40 kasus
Dapat kita lihat prosentasenya naikan sebesar 21 persen,” jelasnya.

Sedangkan, untuk Miras mengalami kenaikan ungkap kasus sebesar 102 persen dengan jumlah perbandingan kasus ditahun sebelumnya sebesar 63 kasus, dan ditahun ini menjadi 127 kasus.

“Polres Lumajang juga berhasil menyelesaikan konflik sosial yang cukup menyita banyak perhatian yaitu konflik tambang pasir Jugosari pada tahun ini sedangkan tahun sebelumnya belum ada kasus konflik sosial yang ditangani Polres Lumajang,” tegas Kapolres.

Meski hanya satu tetapi konflik sosial yang sempat gempar, tapi melalui mediasi yang baik akhirnya konflik tersebut dapat terselesaikan.

“Menurut evaluasi selama satu tahun terakhir kinerja Polres Lumajang semakin meningkat dilihat dari banyaknya prestasi yang telah dicapai apalagi mengenai kasus Narkotika dan Miras yang sangat mendapat sorotan karena bahkan pada bulan Desember ini sudah beberapa kali mengungkap kasus Narkoba,” kata Kapolres.

Sementara, penurunan kasus Curas yang hanya 1 persen dari tahun sebelumnya, tetapi penyelesaian kasus Curas kami sangat meningkat drastis dan dominasi kasus Curas yang dapat terselesaikan adalah kasus Begal.

“Harapan saya untuk tahun 2019 terjadi penurunan yang signifikan terhadap kasus Begal dan kriminalitas lainya supaya masyarakat juga semakin aman, nyaman dan dapat beraktifitas dengan tentram tanpa dihantui perasaan cemas dan khawatir akan pelaku kriminalitas,” katanya.

“Kami akan terus melakukan upaya upaya pemberantasan Begal dan Kriminalitas lainnya dengan pembentukkan Tim pemburu begal, Crime Hunter dan Tim yang lain guna memberantas segala macam kriminalitas di Lumajang,” tutup Kapolres. (Mar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here