BERITABUANA, JAKARTA – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) diminta untuk berinisiatif melakukan perekaman e-KTP melalui pelayanan jemput bola dengan memanfaatkan daerah strategis atau di titik keramaian masyarakat, seperti sekolah dan tempat perbelanjaan.

Demikian disampaikan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo dalam rillis yang diterima redaksi beritabuana, Jumat (28/12/2018).

Langkah ini (jemput bola), menurut Bamsoet sapaan politisi Golkar itu, perlu dilakukan karena perekamanan data Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) di lima provinsi di bawah rata-rata nasional, yakni provinsi Papua (41,34 persen), Papua Barat (64,65 persen), Sulawesi Barat (78,06 persen), Maluku (80,52 persen), dan Maluku Utara (80,73 persen), berdasarkan data Direktorat Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“DPR juga mendorong Kepolisian untuk memberikan pengawalan terhadap petugas perekam e-KTP, mengingat selama Disdukcapil melakukan perekaman e-KTP di sejumlah daerah pedalaman kerap kali mendapatkan kendala seperti pemalakan oleh oknum warga setempat,” katanya.

Selain itu, Bamsoet juga mendorong masyarakat untuk melakukan perekaman data e-KTP, mengingat kartu identitas merupakan kebutuhan warga negara, dengan memiliki kartu tersebut, masyarakat dapat mengakses pelayanan publik, seperti fasilitas kesehatan, pendidikan, dan pembuatan izin usaha. (Aldo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here