BERITABUANA.CO-JAKARTA – Kementerian Perhubungan Cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten mengingatkan kepada nakhoda dan pelaku usaha pelayaran saat berlayar di Selat Sunda untuk mewaspadai erupsi Gunung Anak Krakatau dan cuaca ekstrim yang terjadi belakangan ini.

“Kami juga mengimbau kepada Para Nakhoda untuk selalu memonitor dan memantau Berita Cuaca melalui website BMKG serta Berita Erupsi Anak Krakatau dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Badan Geologi, Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau dan atau melalui semua alat yang dapat digunakan untuk menerima berita cuaca di atas kapal, baik itu Navtex, Weather Fax, atau Weather Telex, kemudian melakukan tindakan yang diperlukan sesuai prosedur di atas kapal,” papar Herwanto, Kepala Kantor KSOP Kelas I Banten kepada beritabuana.co melalui Kabag Organisasi dan Humas Ditjenla, Gus Rional, Kamis (27/12).

Dikatakan, dalam Surat Edaran KSOP Banten No. UM.003/371/8/KSOP.Btn-18 tanggal 26 Desember 2018 yang ditujukan kepada Para Nakhoda Kapal yang akan dan/atau sedang berlayar di Selat Sunda, khususnya Perairan Banten untuk meningkatkan kewaspadaan berkaitan dengan erupsi gunung Anak Krakatau dan cuaca ekstrim yang terjadi belakangan ini.

“Phaknya juga mengingatkan pada masyarakat/wisatawan dan kapal-kapal/perahu yang melintas untuk tidak mendekati Pulau Krakatau,” ujar Herwanto, seraya meminta para Nakhoda wajib memastikan kondisi permesinan, kemudi dan peralatan navigasi kapal berfungsi dengan baik, demikian pula dengan kelengkapan alat keselamatan kapal.

Selain itu, jelas Herwanto, penting bagi Nakhoda untuk melaksanakan pengoperasian kapal sesuai prosedur yang ada, seperti memastikan dan melaporkan bahwa unit-unit muatan dan kendaraan yang dimuat diatas kapal telah diikat (dilashing) dan aman untuk pelayaran, serta mengecek posisi berlabuh jangkar untuk memastikan kapal tidak larat dan diawaki cukup pada saat kapal labuh jangkar.

“Adapun untuk kegiatan bongkar muat di pelabuhan, dihimbau kepada para stakeholder terkait agar memperhatikan kondisi cuaca dan mengutamakan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Sedangkan untuk Kapal–kapal kecil dengan ukuran di bawah 35 GT dan kapal-kapal nelayan untuk menunda keberangkatan hingga cuaca dipastikan sudah benar-benar aman,” paparnya.

Surat Edaran ini, tambah Herwanto, berlaku mulai tanggal 26 Desember 2018 sampai 1 Januari 2019 mendatang. Apabila para Nakhoda atau pelaku pelayaran lain membutuhkan informasi atau pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi kantor KSOP Kelas I Banten dengan nomor telp : (0254) 571009 – 571013 atau melalui -alamat e-Mail ksopbanten@gmail.com. (Yus/Lsw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here