BERITABUANA.CO, JAKARTA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Timur kembali menyelamatkan keuangan negara senilai Rp 12,9 miliar terkait kewajiban PT Hotel Properti International kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Pembangunan Perumahan (persero).

“Kewajiban PT Hotel Properti International untuk pembayaran pekerjaan lanjutan struktur arsitek property pada proyek Hotel Salak,” ujar Teuku Rahman, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Timur, kepada wartawan di kantornya, Kamis (27/12).

Teuku Rahman mengungkapkan, Kejari Jakarta Timur terus menerus berusaha keras membantu pemerintah melakukan tugas, pokok dan fungsinya (Tupoksi) dalam pengembalian uang negara.

“Tupoksi itu tidak hanya pada bidang pidana umum (Pidum) dan pidana khusus (Pidsus), melainkan juga pada bidang perdata dan tata usaha negara (Datun). Nah, kali ini pada bidang Datun,” ujar mantan Kajari Rengat itu.

Sebelumnya PT Pembangunan Perumahan (persero) yang berkantor pusat di kawasan Jakarta Timur melakukan kerjasama dengan PT Hotel Properti International yang berdomisili di Jalan Salak, Bogor, Jawa Barat. Kerjasama itu terkait pada pekerjaan struktur arsitektur property Hotel Salak.

Sayangnya, proses pembayaran oleh PT Hotel Properti International kepada PT Pembangunan Perumahan (persero) mengalami kemacetan.

“Oleh karena itu PT Pembangunan Perumahan (PP) memberikan kuasa penuh kepada Kejari Jaktim untuk melakukan penagihan kepada PT Hotel International jumlah tagihan yang kita bantu dan selesaikan senilai sekitar Rp 13 miliar,” ujar Teuku Rahman.

Menurut Teuku Rahman, pengembalian uang negara dilakukan dengan bertahap melalui proses pembayaran dengan kurun waktu selama setahun.

“Ya, sekarang sudah lunas. Awalnya dilakukan pembayaran sekitar Rp 6 miliar dan akhir tahun ini dilakukan pelunasan sekitar Rp 7 miliar,” katanya. Oisa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here