BERITABUANA, JAKARTA – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memastikan bahwa data terbaru yang diterimanya hingga pukul 14.20 WIB, mencatat sudah mendata sebanyak 23 peserta family gathering PLN, meninggal dunia terdampak  tsunami Selat Sunda.

Menurut Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, I Made Suprateka, pada Minggu (23/12/2018), peserta family gathering merupakan rangkaian acara dari Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat.

“Data yang kami terima menyebut,  korban selamat berjumlah 137 orang (termasuk korban luka berat). Korban meninggal  23 orang. Yang belum bisa dihubungi sebanyak 65 orang,” katanya.

Sementara, total keseluruhan peserta gathering sebanyak 260 orang. “Kami masih terus mendata dan melakukan upaya pencarian korban, kami mohon doanya agar seluruh korban bisa segera ditemukan dalam kondisi selamat,” kata Suprateka. (Ful)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here