BERITABUANA, JAKARTA- Pengamat Militer dan Intelijen Susaningtyas Kertopati mengatakan bahwa sepanjang tahun 2018 keamanan nasional dapat dipertahankan dengan baik. Bahkan dapat ditingkatkan dengan adanya sinergi TNI-Polri.

“Beberapa demo besar berhasil diantisipasi dengan sinergi kedua institusi tersebut. Bencana alam yang terjadi di beberapa daerah juga ditangani dengan baik oleh TNI membantu Pemda setempat,” kata Susaningtyas lewat keterangannya soal “Refleksi Akhir Tahun terkait Stabilitas Keamanan Nasional dan Meamanan Regional”.

Secara internal, lanjut Nuning sapaan akrab Susaningtyas TNI juga mencapai level profesional yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi untuk menjaga kedaulatan NKRI dengan peningkatan organisasi di wilayah Timur Indonesia, seperti Koarmada lll, Koopsau lll, Pasmar lll dan Divisi 3 Kostrad.

“Beberapa program modernisasi Alutsista juga tercapai tepat waktu, seperti kedatangan kapal selam baru dan skuadron tempur,” ucap Nuning.

Sementara itu, secara regional, TNI juga sukses menggelar berbagai operasi bersama dengan militer negara tetangga. Contohnya, patroli terkoordinasi dilaksanakan di beberapa wilayah perbatasan maritim.

“Gejolak Laut Cina Selatan juga berhasil diantisipasi TNI melalui diplomasi pertahanan. TNI juga berhasil menjabarkan pilar kelima Poros Maritim Dunia sebagai bentuk pertahanan maritim di Laut Natuna Utara mengantisipasi skenario terburuk pecahnya konflik Laut Cina Selatan,” tuturnya.

Ia lalu berharap ke depan konsentrasi TNI mengawal pesta demokrasi Pemilu 2019 dengan aman, damai dan netral. “Banyaknya purnawirawan TNI yang berafiliasi kepada Parpol tertentu hendaknya tidak mempengaruhi pejabat TNI yang masih aktif,” ujar Nuning.

Dalam kesempatan itu, Nuning minta TNI juga harus menyelesaikan isu separatisme di Papua dengan mekanisme peraturan internasional sebagaimana diatur oleh PBB. Sebab,separatisme juga terjadi di berbagai belahan dunia dan ditangani secara profesional oleh militer negara-negara tersebut.

“Isu separatisme di Catalunya diselesaikan dengan cepat dan senyap oleh militer Spanyol. Bahkan Uni Eropa juga secara tegas membantu pemerintah Spanyol membasmi sparatisme Catalunya,”tutup mantan Anggota Komisi Pertahanan DPR RI ini. (Mar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here