BERITABUANA, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menetapkan 5 orang tersangka dalam kasus korupsi terkait penyelewengan dana hibah yang diberikan Kemenpora ke KONI. Kelima tersangka adalah Deputi IV Kemenpora RI Mulyana, Pejabat Pembuat Komitmen Kemenpora Adhi Purnomo, Staf Kemenpora Eko Triyanto, Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy, dan Bendahara Umum KONI Jhonny E Awuy.

“KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan dan menetapkan 5 orang tersangka,” ujar Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang dalam keterangan persnya di Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (19/12/2018) malam.

Saut menduga, dari tahap awal diduga KONI sudah mengajukan proposal  dana hibah itu hanya untuk akal-akalan dan tidak didasari kondisi sebelumnya.

“Dana hibah dari kemenpora ke KONI diajukan sebesar 17,9 miliar. Diduga ada kesapakatan antaran KONI dan Kemenpora sebesar 19,13%,” ungkap Saut.

Sebagai pihak yang diduga penerima, Mulyana, Adhi Purnomo Eko Triyanto disangkakan melanggar Pasal 12 huruf c atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sedangkan sebagai pihak yang diduga pemberi, Ending Fuad dan Jhonny E Awuy disangkakan melanggar Pasal 6 Ayat (1) huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. (Min)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here