Keseriusan Pemerintah Terhadap Kualitas PAUD, Dipertanyakan

BERITABUANA, JAKARTA – Ketua Komite III DPD RI, Dedi Iskandar Batubara mempertanyakan mutu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang selama ini kurang mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah. Padahal, PAUD merupakan pendidikan yang fundamental bagi mutu dan kualitas generasi Bangsa Indonesia yang akan datang.

“Pendidikan usia dini sangat penting, namun implementasinya masih saja ditemukan kendala. Seperti mutu, tenaga pendidik, dan biaya operasionalnya,” ucap Dedi Iskandar Batubara saat dihubungi beritabuana, Rabu (19/12/2018).

Dedi menyoroti bahwa selama ini tenaga pendidik PAUD banyak yang belum bergelar sarjana. Tercatat dari 552 ribu lebih Paud di Indonesia, yang terkualifikasi sarjana baru 47,9 persen.

“Sedangkan 52 persennya masih SMA. Jadi relevansi keilmuan dipertanyakan,” jelas dia.

Pada dasarnya, sambungnya, pembelajaran di PAUD mengajarkan bagaimana seorang anak disiplin, sosialisasi, dan kepribadian. Fakta lainnya, masih terdapat guru yang tidak menerapkan konsep tersebut.

“Bahkan pengajar terlalu mendorong anak menguasai membaca dan menulis. Harusnya baca dan menulis di dapat saat sekolah dasar,” katanya lagi.

Senator asal Sumatera Utara itu menambahkan anggaran pemerintahan untuk peningkatan mutu pengajar PAUD juga masih terbatas. Hal itu bisa dilihat dari kesukaran melihat konten berita dalam pemanfaatan teknologi dan informasi.

“Pemerintah selama ini kurang memperhatikan mutu pengajar PAUD. Harusnya bisa memanfaatkan teknologi digital saat ini,” pungkasnya. (Kds)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *