BERITABUANA, JAKARTA – Tidak ada kata terlambat. Kira-kira seperti ini yang pas untuk penanganan sebuah kasus yang sudah meluluhlantakan kantor Polsek Ciracas. Sedikit demi sedikit pelaku  pengeroyokan terhadap Kapten AL Komarudin dan Pratu Rivo Nanda di Jakarta Timur (penyebab dibakarnya Polsek), ditangkapi. Polisi kini menangkap lagi HP alias E (28), setelah sebelumnya telah menangkap AP (32) pelaku pengeroyokan.

A ditangkap dari keterangan AP. Dari info itu dikembangkan, didapat lagi tiga nama berinitial I, D dan SR. Semuanya ditangkap karena terlibat dalam aksi pengeroyokan di depan minimarket Arundina, Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur.

Tidak sampai situ. Ternyata masih ada tiga lainnya.  “Ketiga pelaku pengeroyokan itu sudah masuk daftar percarian orang (DPO), ada di antaranya seorang wanita berinisial SR,” terang Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Kamis (13/12/2018).

Pada saat pengeroyokan AP mengaku berperan memegang korbannya agar tidak melarikan diri, sedangkan pelaku lainnya melakukan pemukulan.Tersangka kedua HP ditangkap dirumahnya di daerah Jakarta Timur, ia juga bekerja sebagai juru parkir.

“Saat pengeroyokan terjadi, seorang anggota TNI AD Pratu Rivo Nanda melintas dan mencoba melerai. Namun, Rivonanda justru turut menjadi korban pengeroyokan,” tambahnya.

Kami mengimbau kepada para DPO untuk segera menyerahkan diri kepada Polda Metro Jaya atau Polres Jaktim. Kita berharap anda kooperatif. Kami harap DPO menyerahkan diri, sebelum kami melakukan penangkapan.

Para pelaku pengeroyokan dikenai Pasal 170 dan pasal 351 tentang Pengeroyokan dan Penganiayaan. (Min)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here