BERITABUANA, JAKARTA – Aksi penyerbuan dan perusakan yang dilakukan massa terhadap Polsek Ciracas Jaktim adalah sebuah penghinaan terhadap institusi kepolisian. Apalagi peristiwa ini terjadi di ibukota Jakarta.

Namun, kata Ketua Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S Pane, kejadian tersebut itu bisa dipahami sebagai sebuah sikap kekecewaan masyarakat terhadap kinerja kepolisian yang dinilai belum maksimal dan belum profesional.

“Artinya, sebagian masyarakat masih belum percaya pada kinerja kepolisian yang akan mampu menegakkan rasa keadilan. Sehingga yang muncul adalah rasa dendam dan kekecewaan dari sebagian anggota masyarakat pada jajaran kepolisian, yang kemudian mereka wujudkan dalam arogansi dan anarkis membakar kantor polisi,” kata Neta, Rabu (12/12/2018).

Bagaimana pun, tambah Neta, kasus pembakaran Polsek Ciracas ini perlu membuat jajaran kepolisian untuk introspeksi dan mengevaluasi sikap, perilaku dan kinerja jajaran aparatur bawahnya.

“Jika di Ibu Kota saja kantor Polsek bisa dengan mudah dibakar massa, bagaimana dengan di daerah pedalaman,” katanya.

Bagaimana pun kasus pembakaran Polsek Ciracas ini menunjukkan masih buruknya hubungan jajaran kepolisian dengan masyarakat di Ibu Kota.

Terlepas dari hal itu, polri harus segera memburu para pelakunya untuk kemudian ditangkap dan diproses secara hukum.

Terlepas buruknya sikap perilaku dan kinerja kepolisian, siapa pun tidak boleh main hakim sendiri, apalagi membakar kantor polisi.

Jika kasus ini tidak dengan cepat dituntaskan dikhawatirkan kasus pembakaran kantor polisi di Ibu Kota ini akan menjadi preseden yang ditiru kelompok lain di daerah. Yang pada gilirannya bisa merusak wibawa polri sebagai aparatur penegak hukum.

Sebab itu siapa pun yang terlibat harus diburu dan ditangkap dan dibawa ke pengadilan. Proses hukumnya harus transparan sehingga masyarakat akan melihat bahwa bangsa ini tidak main-main dalam menghukum orang-orang yang membakar kantor polisi, termasuk jika ada oknum militer yg terlibat.

IPW berharap TNI juga melakukan tindakan tegas. Tindakan tegas TNI ini tidak sekadar mensuport polri, tapi juga menunjukkan bahwa hukum di negeri ini masih ada dan siapa pun yang melakukan pelanggaran hukum akan ditindak tegas. (Kds)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here