BERITABUANA.CO, JAKARTA – Toyota berkomitmen untuk mewujudkan “Mobility for All”, melalui Start Your Impossible. Nilai-nilai Start Your Impossible ini akan berintegrasi ke dalam inovasi & teknologi Toyota, menjadi landasan dalam aktivitas kontribusi sosial (CSR), dan tentu saja terimplementasi juga pada keikutsertaan Toyota sebagai Official Partner di ajang Olympic Games and Paralympic Games Tokyo 2020 demikian diungkapkan President Director PT Toyota-Astra Motor, Yoshihiro Nakata, pada acara media gathering Start Your Impossible – Hero Project Indonesia, di Jakarta, hari ini.

“Toyota Indonesia, hari ini, secara resmi mengumumkan Start Your Impossible yang merupakan inisiasi korporasi secara global Toyota. Start Your Impossible menandai komitmen Toyota – termasuk Toyota Indonesia – untuk bertransformasi dari perusahaan kendaraan menjadi perusahaan mobilitas,” jelas Yoshihiro, Selasa (11/12) di Jakarta.

Lebih lanjut Yoshihiro menjelaskan, “Start Your Impossible Campaign merupakan spirit untuk menghadirkan “Mobility for All”, di mana Toyota berkomitmen menciptakan kendaraan yang dapat memberikan nilai lebih kepada masyarakat, untuk menuju mobilitas di masa depan,”

Start Your Impossible diharapkan tidak hanya sekedar campaign, melainkan sebagai suatu inisiasi untuk menginspirasi seluruh karyawan, pemangku kepentingan, dan pelanggan Toyota, serta mengkoneksikan mereka ke dalam komitmen yang sama.

Komitmen yang dimaksud adalah memberikan dukungan terhadap masyarakat yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan mobile, di mana setiap orang dapat menantang dirinya sendiri dari sesuatu yang tidak mungkin (impossible) menjadi mungkin (possible).

Industri otomotif tengah memasuki periode perubahan yang signifikan dalam 10—15 tahun terakhir. Bagi Toyota, saat ini pesaing sesungguhnya bukan lagi mereka yang membuat mobil, namun mereka yang membuat/menciptakan teknologi. Mobil otomatis, penggerak alternatif, layanan mobilitas, human robot, adalah area baru dalam persaingan yang tengah berlangsung di dunia industri otomotif.

Sebagai perusahaan yang selalu optimis, Toyota tidak pernah melihat perubahan sebagai suatu halangan, tetapi dianggap sebagai sebuah peluang. Kesempatan untuk menghasilkan sesuatu yang baru dan lebih baik untuk pelanggan, menjadi sumber pertumbuhan baru bagi perusahaan. Hal-hal seperti inilah yang membuat industri otomotif menjadi lebih dinamis.

Perjalanan mengembangkan berbagai inovasi selama ini semakin meyakinkan Toyota bahwa mobilitas tidak hanya sebatas mobil, ini adalah tentang cara mengatasi tantangan dan membuat mimpi menjadi kenyataan. Mobilitas bukanlah sebatas menggerakkan manusia dalam arti fisik, tapi juga harus mampu menggerakkan emosional mereka.

Untuk mencapai tujuan tersebut, perusahaan harus keluar dari konsep kendaraan konvensional, menciptakan bentuk mobilitas baru, untuk mengatasi keterbatasan hari ini dan mencari solusi untuk masalah hari esok.

Ini membutuhkan semangat untuk mulai melakukan sesuatu yang mustahil. Semangat untuk tidak menyerah pada sesuatu yang mustahil, menyerah pada sesuatu yang dipikirkan tidak bisa diraih. Inilah inti dari inisiatif global Toyota yang dirumuskan dalam kalimat Start Your Impossible.

Hero Project Sebagai Bagian Dari Start Your Impossible di Bidang Corporate Social Responsibility
Marcus Gideon & Ni Nengah Widiasih Ambil Bagian Dalam Hero Project Indonesia

Untuk mensosialisasikan secara luas semangat Start Your Impossible dan sejalan dengan hitung mundur pelaksanaan Olympic Games and Paralympic Games Tokyo 2020, Toyota khususnya di kawasan Asia Pacific telah merancang berbagai program, salah satunya bertajuk Hero Project.

Hero Project merupakan proyek “Dual Dimension” sebagai bagian dari sosial kontribusi Toyota untuk masyarakat (lingkungan sosial) melalui kerjasama dengan para atlit yang perjalanan karirnya dapat merepresentasikan nilai-nilai Start Your Impossible.

Pada September lalu, Toyota Motor Asia Pacific (TMAP) telah mengumumkan 12 atlet yang berpartisipasi dalam Hero Project yang berasal dari Singapura, Thailand, India, Pakistan, Vietnam, Filipina, Malaysia, dan Indonesia.

Bagi Toyota Indonesia, Hero Project adalah bagian dari CSR yang berdasarkan pada 4 pilar (environment, education, safety driving, dan community development). Proyek ini bertujuan untuk menginspirasi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak pernah menyerah dalam menghadapi rintangan karena tidak ada yang tidak mungkin dalam kehidupan.

Hero Project Indonesia akan melibatkan dua orang atlit kebanggaan Indonesia yaitu Marcus Gideon, juara ganda putra Badminton World Federation (BWF) & peraih medali emas Asian Games 2018, serta Ni Nengah Widiasih, atlit angkat besi peraih medali perunggu di ajang Rio 2016 Paralympics.

Ni Nengah terpilih sebagai “Hero” di bidang Kid’s Empowerment, untuk akses yang lebih luas bagi anak-anak karena sebagian besar anak-anak di daerah terpencil tidak mempunyai impian besar. Mereka kekurangan inspirasi karena masih terbatasnya akses terhadap informasi. Sehingga, impian mereka pun terbatas pada hal-hal yang biasa mereka lihat di lingkungan sekitarnya/kehidupan sehari-harinya.

Dengan semangat Start Your Impossible dan pengalaman yang dimiliki Ni Nengah, maka diharapkan dapat menginspirasi anak-anak tersebut dengan impian dan kisah sukses, sehingga mereka mempunyai kepercayaan diri dan mindset yang positif, di mana mereka dapat menantang/melawan keterbatasannya untuk mencapai cita-cita yang lebih besar.

Sementara itu, kata kunci terpilihnya Marcus sebagai “Hero” dari Safety Driving campaign adalah “Disiplin”. Marcus pernah menghadapi rintangan yang berat dalam hidupnya. Namun, dia tidak menyerah/berputus asa dan tetap disiplin dalam menggapai impiannya.

Nilai-nilai kedisiplinan yang dimiliki Marcus tersebut, dinilai selaras dengan driving beharior (kebiasaan berkendara), karena selama kita menanamkan kedisiplinan di jalan raya, maka kita dapat menghindari kecelakaan lalu lintas.

“Kami mendapat kehormatan untuk bisa bekerja sama dengan Marcus & Ni Nengah, yang tidak hanya untuk hal-hal yang berkaitan dengan impian mereka di bidang olahraga, namun juga bersama-sama dalam penyelesaian proyek sosial masyarakat. Kami melihat kedua atlit ini sebagai “Pahlawan/Hero” yang akan menggunakan kemampuannya tidak hanya untuk mengubah diri mereka sendiri ke arah yang lebih baik, tetapi juga lingkungan di sekitarnya,” kata Nakata.

“Ni Nengah dan Marcus telah mengalami berbagai kesulitan dalam menggapai cita-citanya, dan sudah sewajarnya jika mereka dijadikan sebagai inspirasi bagi team Toyota dan semua orang untuk tidak pernah putus asa dalam mewujudkan impian,” sambung Nakata.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here