Polres Lumajang Masuk Sekolahan Beri Pembinaan dalam Memerangi Hoaks

BERITABUANA, LUMAJANG- Paur Subag Humas Polres Lumajang Ipda Catur Budi Bhaskoro memimpin upacara sekolah, di MTSN Lumajang, Jalan Sumbersuko Lumajang Jawa Timur, Sabtu kemarin.

Ipda catur memberikan informasi seputar penggunaan smartphone dengan baik dan benar agar tidak terjadi hoaks.

Dengan guyuran rintik hujan membuat siswa semakin bersemangat karena dibalik dinginnya cuaca rasa haus akan informasi mereka lebih menggebu dan pelaksanaan upacara tetap dilanjutkan dengan kondusif.

“Disini siapa yg tidak punya smartphone? Tentu semua memiliki smartphone. Apa saja yg bisa kita manfaatkan dari smartphone kita?
Tentu banyak sekali terutama dengan adanya akses Internet, segala macam informasi dapat kita akses dengan muda tetapi dibalik itu kita juga harus waspada terhadap Hoaks atau berita palsu,” kata Ipda Catur.

“Berita yang kevalidan nya dipertanyakan, berita yang banyak membuat org tertipu dan juga menghebohkan suasana. Tujuan adanya hoax adalah menimbulkan sensasi dimana si pembuat berita menyebar berita bohong guna menggemparkan suasana yg awalnya damai,” tambahnya.

Penyebar berita bohong (Hoaks), penyebar issue sara, dan ujaran kebencian, dan jangan sampai terjebak kedalam pelanggaran UU NO. 11 tahun 2008 tentang ITE.

“Manfaatkan lah smartphone kalian sebagaimana mestinya dan gunakan semaksimal mungkin untuk memudahkan kita belajar dan menimba ilmu,” terang catur.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhamad Arsal Sahban memberikan atensi tentang penyebaran Hoaks. “Hoaks ini perlu kita perhatikan lebih lanjut dimana dapat menyebarkan issue palsu, ujaran kebencian, dan mempengaruhi masyarakat yg tidak jeli dalam membaca berita pada berbagai media masa,” ucap AKBP Arsal.

Oleh karena itu, kita perlu melakukan pembinaan dan penyuluhan mengenai hoaks untuk mencegah kericuhan dan konflik horizontal yang diakibatkan berita bohong dan ujaran kebencian yg disebarkan oleh oknum yg tidak bertanggung jawab,” tambah Kapolres.

Menurutnya, dijaman yang milenial ini perlu pengertian mendalam mengenai penggunaan smartphone yg notabene segala usia dapat mengaksesnya dengan mudah. Sebab itu, perlu adanya perhatian kusus agar tidak terjajah oleh perkembangan zaman melainkan dapat mengikuti bahkan mengejar perkembangan zaman.

Car Free Day

Dalam kesempatan terpisah, tepatnya di Hari Bebas Kendaraan Bermotor (Car Free Day) juga ikut menyolisasikan Anti Hoaks.

Kegiatan Car Free Day di sepanjang Alun Alun lumajang juga ikut sosialisasi program Zero Milo atau biasa dibuat minuman keras oplosan.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhamad Arsal Sahban menuturkan tidak ada akhir pekan bagi anggota polri karena kehadiran kita masih diperlukan ditengah masyarakat yg lelah beraktifitas dan ingin rehat sejenak di kegiatan Car Free Day saling bersapa dengan teman dan yg lainnya tanpa sadar ada oknum yang memanfaatkan kelengahan mereka.

Oleh karena itu kita sebagai anggota polri akan berada ditengah mereka untuk mencegah kesempatan bertemu niat yg menghasilkan kejahatan dan juga sosialisasi mengenai minuman oplosan lokal atau MILO serta Anti hoax,” tutup Alumni Akpol 1998 ini. (Mar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *