BERITABUANA.CO, JAKARTA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu mendapatkan tanah dan bangunan kantor secara hibah dari Pemprov Bengkulu. Artinya, kantor Kejari Bengkulu yang selama ini menempati tanah milik Pemprov secara resmi telah diserahkan pengelolaannya kepada Kejaksaan RI.

“Iya betul, hibahnya sudah kami terima pada 27 Nopember 2018 lalu dari Pemprov Bengkulu,” kata Kajari Bengkulu, Emilwan Ridwan saat dikonfirmasi, di Jakarta, Sabtu (1/12).

Dijelaskan, penyerahan aset hibah tersebut dilakukan oleh Plt Gubernur Bengkulu, Rorogo Zega kepada Wakajati Bengkulu, Amandra Syah Arwan. Meski demikian, pemberian hibah tidak terkait dengan kasus atau pun persoalan lain yang sedang ditangani Kejari maupun Kejati Bengkulu.

“Jadi itu pemberian hibah murni, tidak ada persyataan khusus,” kata Emilwan menambahkan.

Dijelaskan, sebelumnya pada tahun 2006 terjadi ruislagh (tukar menukar) tanah dan bangunan antara Pemprov Bengkulu dengan Kejari Bengkulu.

Pertukaran dilakukan karena lahan dan bangunan Kejari Bengkulu yang terletak di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Anggun Atas, Kecamatan Gading Cempaka, akan dijadikan kawasan pengembangan Persada Soekarno, sementara lahan Kejari Bengkulu berbatasan dengan rumah pengasingan Bung Karno.

“Sebagai gantinya, Kejari Bengkulu diberikan tanah oleh Pemprov Bengkulu bekas Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu,” ujar Emilwan.

Namun, tambah Emiwan, proses tukar menukar tidak dapat terlaksana karena perbedaan nilai aset. Setelah lebih 12 tahun terbengkalai, akhirnya kini telah disepakati penyelesaiannya dan dilakukan dengan cara hibah.

Langkah yang diterobos oleh Emil – sapaan dari Kajari Bengkulu ini — sebagaimana diatur dalam Permendagri nomor 19 tahun 2016 tentang pedoman pengelolaan barang milik daerah serta peraturan pemerintah nomor 2 tahun 2012 tentang hibah

Selanjutnya, persetujuan hibah yang dilakukan Plt Gubernur Bengkulu tertanggal 19 September 2018 berdasarkan Keputusan Gubernur Bengkulu nomor 0.470 BPKD tahun 2018 tanggal 22 sept 2018 tentang hibah tanah dan bangunan kepada Kejaksaan Negeri Bengkulu.

“Setelah adanya persetujuan dan keputusan hibah ditindaklanjuti penyerahan hibah tanah bangunan,” katanya.

Karena itu, lanjut Emil, dengan sudah ditandatangani keputusan dan penyerahan oleh pihak Pemprov Bengkulu, maka lahan dan bangunan Kejari Bengkulu yang terletak di Jalan Soekarno Hatta No 43, Anggun Atas, Ratu Samban, Kota Bengkulu, resmi milik Kejaksaan.

“Sertifikat dan surat hibahnya juga sudah kami terima,” kata Emilwan menandaskan.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bengkulu, Amandra Syah Arwan, mengapresiasi kinerja Kajari Bengkulu yang begitu cepat, tepat dan terukur dalam menuntaskan tanah hibah tersebut.

“Ini sangat luar biasa jerih payah dari jajaran Kejari Bengkulu. Saya mengapresiasi kinerja Kajari Bengkulu dan jajarannya,” kata Amandra yang dihubungi secara terpisah. Oisa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here